Berita Sulut
Mayat Yang Ditemukan di Likupang Ternyata Bukan Korban KM Saint Marry
Sekelompok nelayan yang melihat tubuh mayat itu pun lantas melaporkan temuannya ke pihak Basarnas Manado.
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sesosok mayat ditemukan mengapung di perairan Likupang, Minahasa Utara, Pada, Kamis (23/9/2021)
Sekelompok nelayan yang melihat tubuh mayat itu pun lantas melaporkan temuannya ke pihak Basarnas Manado.
"Ya benar ada penemuan mayat di Likupang, tapi itu bukan objek yang kami cari," ujar Humas Basarnas Ferry Ariyanto.
Ia mengatakan mayat tersebut sudah diidentifikasi, namun tidak ada ciri-ciri dari korban KM Saint Marry maupun korban bocah yang hanyut di Paal dua.
"Itu ternyata jenazah dari warga Pulau Bangka dengan jenis kelamin laki-laki, tapi kami tidak tahu terkait kasus apa," ucapnya.
Saat ini, sosok mayat yang ditemukan di Desa Batu Goso sudah diserahkan ke pihak yang berwajib untuk kemudian diselidiki.
Sementara, dikarenakan korban KM Saint Marry dan bocah hilang di paal dua yang hanyut belum ditemukan maka pencarian pun dihentikan.
"Pencarian di hari ketiga ini dihentikan pada pukul 17.00 Wita, dan akan dilanjutkan lagi besok pagi," lanjutnya.
Tentang Minut
Minahasa Utara disingkat Minut adalah salah satu kabupaten di Sulawesi Utara.
Pusat pemerintahan dan ibu kota Kabupaten Minut adalah Kota Airmadidi.
Kabupaten ini memiliki lokasi yang strategis karena berada di antara dua kota, yaitu Manado dan kota pelabuhan Bitung.
Jarak dari pusat kota Manado ke Airmadidi sekitar 12 km yang dapat ditempuh dalam waktu 30 menit.
Sebagian dari kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi terletak di wilayah Minahasa Utara.
Daerah ini memiliki banyak potensi wisata antara lain:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mayat-yang-ditemukan-di-likupang-ternyata-bukan-korban-km-saint-marry-1212.jpg)