Berita Manado
Pencarian Korban yang Terjun ke Teluk Manado Masuk Hari ke 4, Belum Ada Titik Terang
Menurut Kepala Unit Pos Siaga Malalayang Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulut Steve J R, hingga kini masih belum ada tanda-tanda keberadaan korban.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADOC.CO.ID, Manado - Pencarian korban terjun dari KM Saint Mary memasuki hari ke-4, Rabu (22/9/2021).
Menurut Kepala Unit Pos Siaga Malalayang Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulut Steve J R, hingga kini masih belum ada tanda-tanda keberadaan korban bernama Michael G Sasuwuhe (34).
Di hari ke-4, Steve menerangkan pihaknya sempat berganti alat pencarian perahu karet dengan yang lebih besar.
"Karena ada pencarian anak hilang di Paal 2 maka kami tukar alat karena perahu karet yang di Paal 2 terlalu besar sehingga tidak bisa masuk ke sungai," kata Steve ketika dihubungi tribunmanado.co.id.
Meski hujan, Tim Rescue Kantor SAR (Kansar) Manado Unit Siaga Malalayang tetap melakukan pencarian.
"Tadi hanya berhenti untuk istirahat dan pengisian bahan bakar," tambah Steve.
Dalam pencarian, tim rescue yang berjumlah 10 orang dibantu oleh dua orang anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Manado, dua orang anggota Polisi Air dan Udara (Polairud) Manado, dan dua orang anggota Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado.
Kali ini pencarian dilakukan sejauh 11 mil laut persegi.
Hingga kini ayah korban, Riphand Yosias Sasuwehu juga masih menanti kabar dari anaknya di Manado.
Diberitakan sebelumnya, warga Siau, Kepulauan Sitaro bernama Michael G Sasuwuhe terjun ke laut dari KM Saint Mary yang hendak berlayar menuju Tahuna, Kepulauan Sangihe.
Saat itu, Michael bersama sang ayah, Riphand Yosias Sasuwuhe rencananya akan kembali ke rumahnya di Siau setelah sebelumnya batal berangkat ke Balikpapan melalui Pelabuhan Bitung.
Karena kondisi kesehatan Michael yang menderita penyakit epilepsi dan sedikit gangguan jiwa kurang fit, maka Riphand tidak berani melanjutkan perjalanan dan memutuskan pulang.
Pencarian pun masih terus dilakukan sampai hari ini, hingga pukul 17.00 Wita.
"Kalau masih belum ada titik terang, pencarian akan dilanjutkan esok hari," pungkas Steve.
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi.
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km²
Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua
Saat ini di Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang. (ndo)
• Halmahera Barat Diguncang Gempa M 5,2, BMKG Ingatkan Gempa Susulan
• Kondisi Terkini di Desa Pangu Kabupaten Mitra, Material Banjir Mulai Dibersihkan
• Anggota Polri saat Ini Bisa Bertugas Sambil Kuliah Sarjana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pencarian-korban-terjun-dari-km-saint-mary-michael-g-sasuwuhe-oleh-basarnas-sulut.jpg)