Breaking News:

Berita Sulut

Jaksa Agung Muda Beri Pengarahan di Rakernis Bidang Intelijen 2021

Jaksa Agung Muda Intelijen Dr. Sunarta memberikan pengarahan pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Intelijen Kejaksaan RI Tahun 2021

Editor: Rhendi Umar
Penkum Kejagung
Jaksa Agung Muda Intelijen Dr. Sunarta 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jaksa Agung Muda Intelijen Dr. Sunarta memberikan pengarahan pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Intelijen Kejaksaan RI Tahun 2021 dari Aula Lantai 10 Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Mengawali arahannya, Jaksa Agung Muda Intelijen berharap momentum acara ini, tidak hanya dianggap sebagai acara seremonial belaka, karena pada hakekatnya forum Rakernis ini diikuti oleh para pelaksana kebijakan di bidang Intelijen pada satuan kerja di seluruh Indonesia.

Jaksa Agung Muda Intelijen menyampaikan, jajaran Intelijen dituntut terus meningkatkan kemampuannya dibidang teknologi agar dapat mengimbangi dan melakukan counter terhadap ancaman yang lahir dari perkembangan teknologi itu sendiri.

Berbagai media sosial seperti internet, termasuk google, yahoo bahkan facebook, twitter, dan instagram menyediakan beragam informasi berharga yang bisa diolah menjadi produk analisis bernilai tinggi.

"Akan tetapi perlu diingat tidak selamanya data yang tersedia di media sosial tersebut akurat, bisa saja data-data tersebut merupakan desepsi, penyesatan atau mungkin data yang belum teruji validitasnya,"ujarnya.

Menurutnya peningkatan kemampuan dan kualitas personil Intelijen kejaksaan pada masa kini merupakan suatu keniscayaan demi mengimbangi berbagai ancaman yang ada.

Terlebih mengingat tantangan yang dihadapi akan semakin berat di masa yang akan datang.

"Dengan demikian dalam menjalankan tugas di era keterbukaan ini, maka personil intelijen Kejaksaan setidaknya memenuhi beberapa kriteria antara lain:

1.  Skill/Science, Dalam hal ini setiap aparat intelijen dituntut untuk selalu berupaya meningkatkan wawasan, pemahaman, dan pengetahuannya guna meningkatkan kemampuan dan keterampilannya.

2.     Responsif, dalam arti personil intelijen harus cepat memberikan reaksi terhadap situasi yang berkembang. Intelijen tidak boleh ketinggalan informasi dan harus lebih cepat, tetapi harus akurat dalam memperoleh informasi daripada pihak-pihak lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved