Breaking News:

Banjir Bandang Mitra

Penjagaan Lalu Lintas di Pangu Mitra Amburadul, Sejumlah Masyarakat Tersesat

"Bayangkan, tujuan kami mau ke Tombatu, tapi karena tidak diinformasikan, kami harus berputar nanti keluar di Bentenan," ucap salah satu warga.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Kharisma Kurama
Jalan di Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kinerja penjaga lalu lintas di Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), tuai keluhan warga.

Itu karena para penjaga yang terdiri dari Dinas Perhubungan dan Sat Lantas Polres Mitra dinilai abai saat memberikan informasi kepada warga yang akan melintas.

Hal ini sontak mendatangkan keluhan bagi warga yang melintas.

"Bayangkan, tujuan kami mau ke Tombatu, tapi karena tidak diinformasikan, kami harus berputar nanti keluar di Bentenan," ucap salah satu warga yang melintasi daerah tersebut, Selasa (21/9/2021).

Menurutnya, ini sangat merugikan bagi dirinya.

"Bagi kami ini sangat merugikan. Kami rugi waktu, tenaga, dan uang. Apalagi kami bekerja dikejar waktu, sehingga berpengaruh pada pendapatan," keluhnya.

Menurutny, seharusnya, petugas yang ada di lokasi memberikan informasi yang jelas. Agar supaya tidak ada kesalah pahaman.

"Tadi, kami pikir sudah tersesat, bayangkan dengan waktu lebih dari satu setengah jam kami baru ke luar di Bentenan. Kami pikir sudah tersesat," ketusnya.

Dirinya juga menyayangkan para pekerja yang tak kooperatif san cenderung arogan.

"Itu dia, harusnya diinformasikan baik-baik, bukan malah marah-marah. Padahal kami sudah bilang mau ke Tombatu," tandasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved