Breaking News:

Berita Terkini

Pantas Petugas Rutan Takut Tegur Irjen Napoleon saat Aniaya Muhammad Kece, Argo: Masih Merasa Atasan

Bareskrim Polri mengungkapkan alasan petugas rumah tahanan Bareskrim Polri, tak menegur Irjen Napoleon Bonaparte saat menganiaya Muhammad Kece.

Kolase TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN dan YouTube MuhammadKece
Foto kanan: YouTuber dengan nama Muhammad Kece alias M Kece kini tengah menjadi buruan polisi karena diduga melakukan penistaan agama, khususnya terhadap agama Islam. Foto kiri: Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/1/2021). Sidang mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu beragendakan pemeriksaan saksi ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Irjen Napoleon Bonaparte diduga melakukan penganiayaan hingga melumuri kotoran manusai Mohammad Kece.

Kemudian Beredar foto tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece yang babak belur usai diduga mengalami penganiayaan oleh Irjen Napoleon Bonaparte di dalam Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Namun yang menjadi pertanyaan mengapa petugas rumah tahanan Bareskrim Polri tidak menegur Irjen Napoleon Bonaparte.

Bareskrim Polri mengungkapkan alasan petugas rumah tahanan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, tidak menegur Irjen Napoleon Bonaparte saat menganiaya terhadap Muhammad Kece.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menduga petugas Rutan Bareskrim Polri masih sungkan dengan Irjen Napoleon.

Surat Terbuka <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/irjen-napoleon' title='Irjen Napoleon'>Irjen Napoleon</a>, Akui Aniaya M Kece: Siapa pun Bisa Hina Saya, tapi Tidak Allahku

Pasalnya, mereka masih menganggap jenderal bintang dua itu sebagai atasannya.

"Kan yang bersangkutan masih sebagai seperti atasan dengan seorang bawahan yang sedang menjaga tahanan. Nanti akan kita pertanyakan ke sana," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/9/2021).

Hingga saat ini, kata Argo, pihak internal masih memeriksa 4 petugas penjaga Rutan Bareskrim Polri.

Nantinya, penyidik akan menggali perihal kronologi penganiayaan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved