Breaking News:

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Selasa 21 September 2021, Yehezkiel 3:18: Pembiaran Kejahatan

Tuhan Yesus telah mengajarkan dan meneladankan bahwa kita harus mengasihi sesama lebih sungguh lagi.

Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Renungan Harian 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tuhan Yesus telah mengajarkan dan meneladankan bahwa kita harus mengasihi sesama lebih sungguh lagi.  

Bahkan musuh pun, harus dikasihi. Itu berarti, menolong orang adalah kewajiban setiap orang percaya. Bukan orang baik (saja) yang kita tolong. Tapi juga orang jahat.

Ada banyak kejahatan terjadi di sekitar kita. Entah siapa saja pelakunya dan apa saja kejahatan yang mereka lakukan: berat atau ringan, sedikit atau banyak, kecil atau besar, pejabat atau bawahan, orang kaya atau miskin, atau siapapun itu pelakunya.

Motifnya pun beranekaragam. Adalah tugas kita untuk menolong mereka. Orang percaya tidak boleh membiarkan orang hanyut dalam perbuatan jahatnya.

Apalagi kalau kita ikut "nimburung" atau justeru ikut mendorong bahkan bergabung dalam kejahatan, untuk mengais untung di balik kejahatan itu.

Orang Kristen haruslah menegur dan mengingatkan siapapun agar tidak berbuat jahat lagi.

Orang Kristen, tidak boleh diam melihat kejahatan di sekitar kita. Jika kita diam dan membiarkan kejahatan terjadi, maka kita menjadi sama jahatnya dengan pelaku kejahatan itu.

Jadi, tidak boleh ada pembiaran terhadap kejahatan di sekitar kita dengan dalil apapun. Jangan membiarkan kejahatan terjadi. Apalagi membenarkan kejahatan demi mendapatkan keuntungan.

Itulah yang diamanatkan Allah kepada nabi Yehezkiel. Dia diutus untuk menjaga umat Israel. Maksudnya dia harus menolong dan menyelamatkan mereka.

Jika Yehezkiel diam dan membiarkan kejahatan terjadi, maka dia juga akan dihukum Tuhan. Jadi, tidak boleh ada pembiaran terhadap kejahatan. Diam terhadap kejahatan adalah penjahat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved