Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran

Kondisi Terkini Puluhan Narapidana Lapas Tangerang Pascakebakaran, Banyak yang Cemas dan Sulit Tidur

Update info kondisi narapidana pascakebakaran di Lapas Tangerang. Puluhan narapidana yang selamat mengalami kecemasan dan sulit tidur. 

istimewa via Tribunnews
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibat kebakaran yang terjadi selama dua jam lebih itu, sedikitnya 41 orang tewas. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih. 

Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh apa gangguan psikis atau mental yang diderita korban selamat Blok C.

Pendekatan itu dilakukan juga untuk narapidana blok tetangga yang sekadar mendengar atau melihat langsung kejadian.

“Sebelum para napi bertemu dokter, Dinkes telah menyebar kuesioner dengan 29 poin pertanyaan.

Melalui tahapan itu, baru ditentukan mereka membutuhkan penanganan psikiater atau psikolog dengan berbagai status traumanya,” kata Bevy.

Kepala bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Kota Tangerang Amir Ali mengatakan, melalui hasil kuesioner, diketahui para napi banyak yang mengalami kecemasan dan kesulitan tidur akibat terbawa mimpi buruk kejadian itu.

"Melalui tahapan skrining itu diketahui beberapa napi mengalami trauma yang cukup berat.

Melalui trauma healing ini belasan dokter psikiater dan psikolog diturunkan untuk mendampingi warga binaan," kata Amir.

Amir menambahkan, sejauh ini baru melakukan terapi kejiwaan dan terapi pengobatan.

Dan hasilnya belum ada yang naik pada tahap rujukan karena proses terapi dilakukan secara person to person, sehingga sampai saat ini baru sekitar 83 napi yang ditangani.

“Angka ini masih akan terus bertambah.

Jika trauma healing seperti ini tidak dilakukan tidak menutup kemungkinan, para napi dapat mengalami kecemasan yang lebih dalam atau depresi yang mendalam,” jelas Amir.

Sejak Selasa (14/9/2021) atau empat hari menjalani trauma healing, napi yang telah berkonsultasi dengan psikiater akan melanjutkan terapi rutin yang akan dilakukan jajaran dokter Kemenkumham.

“Kami Dinkes dan pihak RSUD bersiap untuk kesiapan obat-obatan dan menerima Napi yang sekiranya membutuhkan penanganan rujukan yang lebih mendalam,” imbuh Amir.

Seorang narapidana berinisial P mengaku mengalami kecemasan traumatik akibat kebakaran itu.

Ia mengaku sulit tidur dan cemas pascaperistiwa tersebut bahkan sampai terbawa mimpi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved