BRI

BRI Manado Sinergi dengan TNI, Berbagi Sembako dan Salurkan KUR ke Warga Talawaan Bantik

Brigjen TNI Prince Meyer Putong dan Pemimpin Cabang BRI Manado, Purwanto menyerahkan bantuan beras, paket sembako sekaligus KUR.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa.
Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Prince Meyer Putong dan Pinca BRI Manado, Purwanto menyerahkan bansos beras PPKM, paket sembako serta KUR kepada debitur masyarakat Talawaan Bantik, Wori, Minut, Jumat (17/09/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Manado bersinergi dengan Korem 131/Santiago dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Bersamaan dengan pembagian beras bantuan  Presiden di masa PPKM, BRI Manado turut menyerahkan bantuan KUR kepada masyarakat Talawaan Bantik, Kecamatan Wori, Minut.

Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Prince Meyer Putong dan Pemimpin Cabang BRI Manado, Purwanto menyerahkan bantuan beras, paket sembako sekaligus KUR kepada pelaku usaha mikro di kantor Desa Talawaan Bantik, Jumat (17/09/2021).

"Ini sinergitas TNI dan perbankan, khususnya BRI dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19," ujar Putong.

Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Prince Meyer Putong dan Pinca BRI Manado, Purwanto menyerahkan bansos beras PPKM, paket sembako serta KUR kepada debitur masyarakat Talawaan Bantik, Wori, Minut, Jumat (17/09/2021).
Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Prince Meyer Putong dan Pinca BRI Manado, Purwanto menyerahkan bansos beras PPKM, paket sembako serta KUR kepada debitur masyarakat Talawaan Bantik, Wori, Minut, Jumat (17/09/2021). (tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa)

Sementara, Purwanto mengatakan, pihaknya menyerahkan 160 paket sembako kepada masyarakat yang layak dibantu.

BRI juga menyerahkan KUR kepada tiga pelaku usaha mikro.

Purwanto mengatakan, masyarakat yang punya usaha mikro dan membutuhkan bantuan modal usaha, BRI punya fasilitas KUR.

Katanya, KUR BRI sangat membantu. Di mana, plafondnya Rp 5 juta hingga Rp 50 juta.

"Bunga KUR cuma 6 persen setahun. Sangat ringan," jelasnya.

BRI berharap, dengan adanya pemberian fasilitas KUR, pelaku usaha bisa meningkatkan skala usahanya.

"Sekaligus bisa meningkatkan taraf hidup pelaku usaha sehingga perekonomian di desa bisa berkembang," jelas Purwanto.

Selain menyerahkan KUR dan sembako, BRI juga mensosialisaikan produk Asuransi Mikro Kecelakaan Kesehatan Meninggal Dunia (AMKKM).

Purwanto menjelaskan, peserta AMKKM preminya sangat ringan yakni Rp 50 ribu per tahun.

Sementara, manfaat yang diperoleh sangat besar.

Bagi peserta yang sakit dan menjalani rawat inap di RS, ada biaya pertanggungan Rp 100 ribu per hari untuk maksimal perawatan dalam setahun 90 hari.

Sementara, pertanggungan jika menjalani operasi, diberikan Rp 2,5 juta.

"Bagi peserta meninggal karena kecelakaan Rp 19,5 juta dan meninggal karena sakit dapat santunan Rp 2,5 juta," katanya.

Sedangkan bagi peserta yang mengalami cacat tetap akan mendapatkan pertanggungan Rp 5 juta. (ndo)

Pantas Pengantin Ini Pakai Pakaian Hitam Saat Pernikahan, Ternyata Pewujudan Impian

Cewek Minut Michelle Elizabeth Jasadihardja Senang Likupang Buka Kembali

Chord Gitar Words of a Fool - Barry Gibb feat. Jason Isbell

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved