Pertamina
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Sabet 2 Penghargaan CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sabet 2 penghargaan sekaligus pada ajang Nusantara CSR Awards.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sabet 2 penghargaan sekaligus pada ajang Nusantara CSR Awards.
Ajang ini diselenggarakan oleh La Tofi School of CSR pada Rabu (15/9/2021) malam.

Penghargaan ini diberikan sebagai wujud pengakuan dan apresiasi publik atas pelaksanaan CSR atau TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Raihan tersebut diperoleh untuk program CSR Aplikasi Probiotik untuk Mendukung Ketahanan Pangan milik Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Hasanuddin di Maros.
Di mana program tersebut memenangkan penghargaan dalam kategori Integrasi Program untuk Dampak Luas.
Sementara program CSR Sekolah Anak Percaya Diri milik Integrated Terminal Makassar meraih penghargaan pada kategori Peningkatan Mutu Pendidikan.

Program Aplikasi Probiotik di Maros adalah program yang kegiatannya memproduksi mikroorganisme (bakteri) secara massal yang aman untuk penggunaan budidaya pertanian, perikanan dan peternakan.
Hasil budidaya dengan memanfaatkan probiotik tersebut digunakan sebagai tambahan makanan bernutrisi warga di sekitar DPPU Hasanudin.
Probiotik tersebut berhasil direplikasi di Desa Cindakko, Kelurahan Tompobulu, Kabupaten Maros untuk pupuk tanaman dan budidaya udang vannamei di Kabupaten Pinrang.
Capaian ini dipandang oleh dewan juri pantas dan meyakinkan memenangkan kategori Integrasi Program untuk Dampak Luas.
Program ini juga mampu mendatangkan tambahan pendapatan kelompok budidaya udang sebesar Rp 28.010.00,- setiap kali panen.
Di mana sebelumnya hanya menggunakan pakan biasa akibat rasio pakan yang berkurang.
Perbaikan kualitas air, ketahanan udang terhadap penyakit dan limbah buangan yang ramah lingkungan menjadi dampak lain dari program ini.
Sedangkan Program Sekolah Anak Percaya Diri yang berlokasi di Kelurahan Pattingaloang, Ujung Tanah, Kota Makassar mampu membangun mental health anak-anak yang berlokasi di sekitar pelabuhan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) baik secara langsung maupun tidak langsung.
Program ini memberikan konseling dan treatment dengan cara yang mudah diterima anak-anak.