Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir di Banten

Banjir di 2 Kecamatan Tadi Malam, Dampak Hujan Selama 4 Jam

Dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dilanda banjir tadi malam Senin 13 September 2021. 

Tayang:
(BNPB Indonesia)
Hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang menjadi salah satu pemicu banjir dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Senin malam (13/9/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dilanda banjir tadi malam Senin 13 September 2021

Banjir tersebut terjadi satu di antaranya karena dampak dari hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang selama 4 jam

Banjir terjadi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Rangkasbitung dan Cibadak.

Baca juga: Benelli Operasikan Diler Baru di Manado, Beri Layanan VSP Lengkap ke Konsumen

Baca juga: Update Info Gunung Merapi Selasa 14 September 2021, Mengeluarkan Guguran Lava Pijar 11 Kali 

Baca juga: Supaya Sakit Kepala Reda Segera Baca Doa Ini

Hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang menjadi salah satu pemicu banjir dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Senin malam (13/9/2021). (BNPB Indonesia)

Tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut.

Ketinggian muka air tercatat sekitar 50 hingga 100 cm.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menginformasikan kondisi genangan air masih berpotensi naik.

BPBD menyebutkan bahwa hujan diprediksi akan turun pagi Selasa (14/9/2021).

Catatan sementara menyebutkan sebanyak 614 KK terdampak banjir yang melanda beberapa kampung di dua kecamatan tersebut.

BPBD melaporkan 62 warga mengungsi di tempat ibadah musola At-Taubah, Barangbang.

Petugas tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lebak membantu evakuasi para warga tersebut.

Baca juga: Kempo Sulut Targetkan Raih Medali Emas di PON XX Papua

Baca juga: Ronald Koeman Percaya Diri Balas Dendam Kekalahan Menyakitkan Barca 8-2, Kami Akan Melukai Bayern

Baca juga: Masih Ingat Georgia Aisyah? Dokter Gigi Mantan Istri Kedua Aldi Taher, Kini Bagikan Kabar Bahagia

ilustrasi hujan deras (Pexels via TribunJogja)

Para warga yang mengungsi telah menggunakan masker namun karena basah oleh hujan petugas membagikan masker baru untuk penerapan protokol kesehatan.

Petugas menekankan bahwa warga yang mengungsi diharapkan tetap disiplin setidaknya dalam memakai masker.

Di samping itu, petugas juga mengoperasikan dua perahu fiber untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada warga yang bertahan di rumah mereka.

Sejumlah kampung terdampak yang berlokasi di Kecamatan Rangkasbitung, yaitu Kampung Barangbang, Kompleks Pendidikan, BTN Depag dan BTN Palaton (Kelurahan Muara Ciujung Timur), Cimesir (Desa Rangkasbitung Timur).

Dukuh dan Sentral (Kelurahan Rangkasbitung Barat), Babakan Sepur dan Anyar (Desa Jatimulya), sedangkan di Kecamatan Cibadak yaitu Kampung Neglasari dan Rancasema (Desa Kaduagung Timur) dan Kampung Pasir Kaloncing dan BTN Mandala (Desa Kaduagung Tengah).

BPBD juga menginformasikan pos pantau di Jembatan Keong mencatat tinggi muka air 525 cm, dengan debit air sekitar 549 m3 per detik. Kondisi tersebut mengindikasikan status ‘Awas.’

Melihat analisis inaRISK, kedua kecamatan terdampak merupakan 19 kecamatan di Kabupaten Lebak yang teridentifikasi memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

Sedangkan prakiraan cuaca pada hari ini, Selasa (14/9/2021), kedua wilayah masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan pada siang hingga sore.

Selama periode 2015 – 2020, BNPB mencatat 29 kejadian banjir melanda Kabupaten Lebak.

Banjir terparah pada kurun waktu tersebut terjadi pada awal tahun Januari 2020 lalu.

Banjir menerjang Kecamatan Sajira hingga menyebabkan kerusakan rumah warga 2.389 unit dan fasilitas umum 45 unit.

Bencana saat itu juga mengakibatkan sembilan warga meninggal dunia dan dua lainnya hilang.

Menyikapi bahaya hidrometeorologi, khususnya banjir, di musim hujan ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga.

Beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan di tingkat keluarga, seperti membatasi aktivitas di luar rumah, mematikan arus listrik dengan segera, menghindari saluran air atau gorong-gorong apabila berada di luar rumah serta menyiapkan tas siaga bencana.

Pada kondisi yang mengharuskan evakuasi, setiap warga perlu menerapkan protokol kesehatan selama proses penyelamatan dan di pos pengungsian untuk menghindari Covid-19.

Berita Terkait Banjir

SUMBER:

https://www.tribunnews.com/regional/2021/09/14/hujan-lebat-picu-banjir-beberapa-kampung-di-kabupaten-lebak-banten?page=all

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved