Breaking News
Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sitaro

Vaksinasi Anak Digenjot, Kepala Dinkes Sitaro: Harus Didampingi Orangtua

Vaksinasi dengan sasaran anak-anak usia 12-17 tahun terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro)

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Octavian Hermanses/Tribun manado
Salah seorang pelajar yang didampingi orangtua menjalani skrining oleh petugas kesehatan sebelum divaksin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID Manado - Vaksinasi dengan sasaran anak-anak usia 12-17 tahun terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) bersama pihak TNI dan Polri.

Kali ini, sejumlah sekolah di Kabupaten Sitaro dijadikan lokasi kegiatan vaksinasi untuk mempermuda pelayanan bagi para pelajar yang menjadi sasaran vaksinasi. Seperti yang dilangsungkan, Senin (13/9/2021), di SMP Negeri 1 Siau Barat.

Dimana Polres Kepulauan Sitaro bersama Dinas Kesehatan membuka Gerai Vaksin Presisi di sekolah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro mewajibkan adanya pendampingan orangtua terhadap anak-anak yang akan menerima suntikan vaksin.

"Harus didampingi orangtua," kata Kepala Dinas Kesehatan Sitaro, dr Semuel Raule, Senin (13/9/2021).

Dia menerangkan, perlunya pendampingan orangtua untuk mengetahui secara persis kondisi kesehatan anak melalui proses skrining sebelum disuntik vaksin.

"Pada tahapan ini, petugas kesehatan akan menanyakan kondisi kesehatan anak, termasuk riwayat penyakit yang pernah diderita hingga kemungkinan pernah menjalani terapi pengobatan tertentu. Kadang anak-anak tidak mengetahui hal ini, sehingga dibutuhkan pendampingan orangtua untuk memastikan kondisi anak ketika akan menerima suntikan," ujar Raule.

Ia pun telah mengingatkan kepada petugas kesehatan di lapangan, termasuk pihak sekolah yang akan mengikutsertakan peserta didik mereka dalam kegiatan vaksinasi, agar menyampaikan itu kepada orangtua.

"Kami sudah koordinasikan ini ke pihak sekolah, supaya ketika anak-anak mau divaksin, harus didampingi orangtua," ujarnya.

Pada kegiatan vaksinasi anak-anak yang berlangsung di SMP Negeri 1 Siau Barat, tercatat sebanyak 207 anak usai 12-17 tahun yang menjadi sasaran vaksinasi. Dari jumlah tersebut, sebagian di antaranya terlihat tidak didampingi orang tua.

Seperti Rosfien Hender dan Gloria Lolaroh, dua pelajar asal Kelurahan Paseng Kecamatan Siau Barat. Keduanya mengaku, orangtua mereka berhalangan hadir karena adanya kesibukan lain.

Meski begitu, kedua pelajar tersebut menyatakan telah mengantongi izin dari orangtua masing-masing untuk menerima vaksin.

"Sudah bilang kepada mama, tapi tidak bisa ikut mendampingi. Tapi kami sudah dijinkan untuk divaksin," tutur keduanya.

Pelaksanaan vaksinasi anak ini mendapat atensi dari Wakil Bupati Kepulauan Sitaro, John Palandung, yang turun langsung meninjau jalannya kegiatan tersebut.

Bersama Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Hanjsen Ratag dan Asisten I Sekda Herry Lano, Palandung nampak berdialog dengan para pelajar serta orangtua yang mendampingi. (HER)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved