Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Atlet PON Sulut

Pretty Wuwungan, Atlet Muaythai Sulut yang akan Berlaga di Oktagon PON Papua

Sulawesi Utara (Sulut) akan mengutus banyak atlet di berbagai cabang untuk ikut dalam kompetensi nasional ini.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Pretty Wuwungan, Atlet Muaythai Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kompetisi olahraga tingkat nasional PON Papua XX akan digelar pada 2 sampai 15 Oktober 2021.

Sulawesi Utara (Sulut) akan mengutus banyak atlet di berbagai cabang untuk ikut dalam kompetensi nasional ini.

Salah satu cabang olahraga yang akan ikut adalah Muaythai.

Salah satu atlet Muaythai adalah wanita bernama lengkap Firstpretty Brenda Imbruglia Wuwungan.

Sekarang Pretty sapaan akrabnya lagi sibuk fokus berlatih untuk mengikuti PON XX Papua cabang olahraga
Muaythai.

"Selain berlatih, saya dan teman-teman tak lupa beribadah dan berdoa, meminta kekuatan dan kesehatan agar Tuhan memampukan kami untuk dapat memberikan hasil yang terbaik dan membanggakan nama daerah," ucap perempuan kelahiran Manado, 17 Desember 2001.

Perempuan 20 tahun ini menceritakan pertama kalinya dia terjun di olahraga tarung. 

Awalnya dia berlatih bela diri Karate, kemudian di Muaythai ada kelas kosong lalu pelatih Karate memanggilnya untuk mengisi kekosongan tersebut.

"Pada akhirnya saya dapat berprestasi sampai saat ini, bisa mengikuti Pon XX Papua," tambah wanita yang bercita-cita menjadi seorang jaksa.

Bagi Pretty, apa yang dia tekuni sekarang tidak lagi cita-cita waktu kecil, sudah dewasa saat masuk SMA baru diajak berlatih Muaythai karena saat itu 2017 mulai buming olahraga ini di Sulut.

"Orangtua sangat mensuport saya khususnya ayah, yang pernah berprestasi. Dengan begitu saya ingin lebih lagi dari ayah.:

"Dengan begitu dapat membanggakan nama daerah, orangtua bahkan mungkin nama Indonesia," ucap wanita yang sementara studi di Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) semester 5.

Anak pertama dari tiga bersaudara ini juga menceritakan suka dan duka sebagai seorang atlet.

Sukanya menjadi banyak pengalaman dan teman.

Dukanya kalau banyak atlet alami cedera, kurang waktu sama teman-teman dan keluarga hanya untuk meraih apa yang di targetkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved