Breaking News:

Kebakaran Lapas Tangerang

UPDATE Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Kumpulkan Barang Bukti, Sita 13 Handphone Hingga CCTV

Demikian disampaikan Ahmad Ramadhan dalam ketarangannya di RS Polri, Kramat Jati Jakarta Timur, Sabtu, 11 September 2021.

Editor: Gryfid Talumedun
ilham rian pratama/tribunnews
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Status perkara insiden kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang Banten saat ini telah dinaikan ke tahap penyidikan. 

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan, saat ini penyidik telah menyita sebanyak 13 buah ponsel, rekaman CCTV, hingga gembok dan anak kunci

Demikian disampaikan Ahmad Ramadhan dalam ketarangannya di RS Polri, Kramat Jati Jakarta Timur, Sabtu, 11 September 2021.

Penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya menyita sejumlah barang bukti dalam kasus kebakaran Blok C2, Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9/2021).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan barang bukti tersebut didapat dari hasil olah TKP yang dilakukan Pusat Labolatorium Forensik (Puslabfor) dan proses penyidikan.

Update Kasus Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Berikut Barang Bukti yang Disita Polisi dari TKP

Kumpulkan Barang Bukti Kebakaran <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/lapas-tangerang' title='Lapas Tangerang'>Lapas Tangerang</a>, Polisi Sita <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/13-handphone' title='13 Handphone'>13 Handphone</a> Hingga <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/cctv' title='CCTV'>CCTV</a>

"Telah dilakukan penyitaan secara hukum berupa 13 buah handphone, rekaman CCTV, gembok dan anak kunci, dan barang bukti lain terkait dengan tindak pidana," kata Ahmad di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (11/9/2021).

Dari barang bukti dan keterangan saksi di tingkat penyelidikan ditemukan dugaan tindak pidana unsur kesengajaan penyebab kebakaran sebagaimana diatur dalam Pasal 187 dan 188 KUHP.

Lalu dugaan tindak pidana unsur kelalain atau kealpaan sebagaimana diatur dalam pasal 359 KUHP, unsur pasal ini yang bakal dipastikan penyidik di tahap penyidikan untuk mencari tersangka.

"Nantinya tentu akan ada tersangka. Tapi saat ini belum menyimpulkan kasus tersebut bisa merupakan kelalaian. Cuman saat ini penyidik sedang mendalami siapa yang lalai sehingga terjadinya kebakaran," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved