Tribun Bincang bincang
Bincang-bincang Bersama Steldy Runtuwene, Ahli Teknologi Laboratorium Medik di RS Prof Kandou Manado
Tribun Manado mendapat kesempatan berbincang-bincang dengan Steldy Runtuwene di ruang Laboratorium Klinik RSUP Prof Dr. R. D. Kandou.
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kebanyakan dari kita hanya tahu profesi di bidang kesehatan itu seperti dokter, perawat dan bidan.
Padahal ada banyak profesi lain di bidang medis.
Salah satunya Analis Kesehatan, atau dikenal juga dengan istilah Ahli Teknologi Laboratorium Medik.
Lantas seperti apa pekerjaan sebagai Analis Kesehatan itu?
Apa saja syaratnya agar bisa menjadi Analis Kesehatan?
Kemudian seperti apa suka duka sebagai seorang Analis Kesehatan?
Semua pertayaan itu dijawab oleh Steldy Runtuwene, Ahli Teknologi Laboratorium Medik di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou, Manado.
Tribun Manado mendapat kesempatan berbincang-bincang dengan Steldy Runtuwene di ruang Laboratorium Klinik RSUP Prof Dr. R. D. Kandou, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/9/2021).
Berikut petikan bincang-bincang Tribun Manado bersama Steldy Runtuwene:
Sudah berapa lama kerja sebagai Analis Kesehatan?
Kerja di sini sudah mau 5 tahun. Tepatnya bulan Desember ini sudah mau 5 Tahun.
Seperti apa sih kerja sebagai Ahli Teknologi Laboratorium Medik?
Mungkin masyarakat awam itu mengenal kita sebagai Laboran. Jadi kita sehari-hari bekerja di Laboratorium. Baik itu laboratorium rumah sakit, atau laboratorium penelitian lainnya.
Pekerjaan kita itu memang tidak seterkenal dokter atau perawat, tapi kita memiliki peran sentral dalam menentukan dan menegakkan diagnosa pasien.
Jadi kita selalu bersentuhan dengan pemeriksaan seperti darah, feses atau urin. Atau mengambil sampel tenggorok untuk pemeriksaan PCR Covid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/steldy-runtuwene-ahli-teknologi-laboratorium-medik-di-rs-prof-kandou-manado.jpg)