Breaking News:

Berita Manado

PPKM di Manado Turun Level, Ini Harapan Pedagang Tanaman Hias di Pasar Bersehati

Namun kini tren tanaman hias justru menurun di Manado, Sulawesi Utara.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Chintya Rantung
(Tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)
Pedagang Tanaman Hias di Pasar Bersehati 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Di awal pandemi virus corona (Covid-19) tren merawat atau menanam tanaman hias meningkat.

Hal ini dikarenakan masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah baik bekerja maupun sekolah untuk mencegah penularan Covid-19.

Namun kini tren tanaman hias justru menurun di Manado, Sulawesi Utara.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pedagang tanaman hias di Pasar Bersehati, Alfrit Ma'alinu ketika ditemui Tribunmanado.co.id.

"Sekarang sudah sepi. Ada kalanya cuma untung Rp 75 ribu-Rp 100 ribu sehari," ujar Alfrit, Jumat (10/9/2021).

Menurut Alfrit hal tersebut karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang membuat orang menjadi enggan keluar rumah.

Tanaman hias yang dijual Alfrit pun beragam mulai dari tanaman anggur, bougenville, anjamani merah, hingga bonsai santigi.

Rata-rata tanaman yang ia jual harganya Rp 20 ribu-Rp 150 ribu.

Alfrit berharap di tengah level PPKM yang menurun ini masyarakat sudah tidak takut berbelanja ke pasar.

"Semoga kegiatan masyarakat juga bisa kembali normal, sehingga pendapatan pedagang seperti saya bisa meningkat kembali," tutur Alfrit.(*)

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved