Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Covid-19 akan Selalu Ada dan Menjadi Endemi, Luhut: Belum Ada Vaksin yang Efekivitasnya 100 Persen

Covid-19 akan Selalu Ada dan Menjadi Endemi, Luhut Pandjaitan:belum ada vaksin yang efekivitasnya 100 persen

Editor: Indry Panigoro
maritim.go.id
Luhut Binsar Pandjaitan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pandemi covid-19 hingga hari ini masih terus mengintai.

Setiap harinya ada saja penambahan kasus terpapar covid-19.

Tak sedikit yang meninggal dunia setiap harinya.

Meski begitu, setiap hari, ada angka kesembuhan.

Berbagai cara sudah dilakukan pemerintah untuk memutus angka penyebaran covid-19.

Namun terbaru, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut virus Covid-19 akan tetap ada.

Ia memprediksi Covid-19 menjadi endemi, dimana kasus per hari mencapai 3.000 hingga 7.000.

Prediksi itu diungkapkan Luhut melihat hingga saat ini belum ada obat yang berhasil menyembuhkan Covid-19.

Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan (Tribunnews)

"Covid-19 akan terus bersama kita dan menjadi endemi."

"Kasus konfirmasi per hari berkisar pada single digit pada 3.000 sampai 7.000 kasus."

"Hal ini karena belum ada vaksin yang efekivitasnya 100 persen atau obat yang dapat menyembuhkan covid-19," ucap Luhut dikutip dari laman siaran pers Kemenko Marves, Kamis (9/9/2021).

Meskipun begitu, Luhut mengatakan pemerintah terus berupaya menurunkan tren angka kasus Covid-19.

Salah satunya, dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Aturan terbaru PPKM.
Aturan terbaru PPKM. (Kolase Tribun Manado/Handhika Dawangi)

"Jadi, kalau dalam proses pengambilan keputusan, harus melihat berbagai angle tidak boleh hanya kesehatan, sosial, atau keamanan saja."

"Sehingga bisa didapat cara bertindak yang paling bagus dan sekarang posisi kita hari ini Indonesia secara umum kasus konfirmasi sudah turun 88,1% dari tanggal puncak kasus 15 Juli,” papar Luhut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved