Breaking News:

Berita Sulut

Bidik Paritrana Award 2021, Sulut Butuh Perda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam penganugerahan yang dihadiri Wapres RI, KH Ma'ruf Amin, Kamis (09/09/2021), peringkat I dan II diraih DI Yogyakarta dan Papua Barat.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut, Dr Erny Tumundo dan Kepala BPJamsostek Sulut, Mintje Wattu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemprov Sulut bertekad meraih kembali peringkat I Paritrana Award tahun ini.

Pasalnya, Sulut harus puas meraih peringkat ketiga Paritrana Award tahun 2020.

Dalam penganugerahan yang dihadiri Wapres RI, KH Ma'ruf Amin, Kamis (09/09/2021), peringkat I dan II diraih DI Yogyakarta dan Papua Barat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulut, Dr Erny Tumundo mengatakan, persaingan Paritrana Award tahun 2020 sangat ketat.

Sebab, semua pemda berlomba-lomba berinovasi melahirkan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Erny mengungkap, Sulut bisa masuk nominasi terbaik setelah lolos penjaringan dari 34 provinsi ke 7 besar.

Ia pun mengungkap, pada Paritrana Award 2020 kali ini, ada indikator penilaian yang belum bisa dipenuhi Sulut.

Apa yang dimaksud ialah Sulut belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) Perlindunhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Sementara, DI Yogyakarta dan Papua Barat sudah punya Perda Jamsostek tersebut. "Padahal, poin penilaian Perda ini sangat besar," kata Erny kepada tribunmanado.co.id, Jumat (10/09/2021).

Sulut sendiri, sejauh ini hanya memiliki Pergub Perlindungan Tenaga Kerja. "Karena itu butuh dukungan semua pihak sehingga legislatif bisa menelorkan Perda itu," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved