Kabar Artis
Sempat Jalani Operasi Besar, Ari Lasso Mengaku Derita Kanker Langka
Menurut pengakuan Ari Lasso, ia merasakan sakit usai menyaksikan pertandingan perempat final Greysia Polii dan Apriyani.
Sayangnya setelah musiknya selesai, Ari Lasso terkena Covid-19 pada awal Januari.
Tanggal rilis awal pun tak memungkinkan. Ari Lasso dan tim memilih lebih mematangkan lagi lagu tersebut.
"Kami mixing itu sampai ada 14 kali revisi dan akhirnya ganti engineer dua kali revisi. Pokoknya melibatkan dua atau tiga engineer berganti sampai akhirnya ketemu mixing dan mastering-nya. Terbungkuslah sekitar bulan Maret," cerita Ari Lasso.
Ari Lasso kemudian mulai mencari siapa yang mau memproduksi video klipnya. Konsepnya juga sempat berganti sekitar tiga kali.
Sudah menentukan tanggal untuk syuting, mendadak pemerintah memberlakukan PPKM Darurat pada 3 Juli.
Jadwal syuting video klip pun berubah menjadi 4 Agustus.
Sayangnya kala hendak syuting Ari Lasso mengalami sakit perut hingga dibawa ke rumah sakit. Syuting terpaksa batal.
Setelah tiga hari diopname dan diobservasi, ternyata Ari Lasso memiliki tumor di perutnya.
"Jadi lagu ini tertunda selama tujuh bulan. Penundaannya itu bukan karena hal-hal teknis tapi force majeure yang berhubungan dengan kondisi negara ini, kondisi gue secara kesehatan," kata Ari Lasso.
Ari Lasso akhirnya memilih untuk syuting video klip pada 17 Agustus lalu, sebelum ia harus dioperasi pada 20 Agustus.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Ari Lasso Tentang Penyakitnya, Akui Derita Kanker Langka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ari-lasso-346.jpg)