Berita Bolsel
Banjir Melanda Desa di Bolsel, Pemerintah Proaktif Lakukan Pendataan Titik Rawan Banjir dan Longsor
Musim penghujan yang sering terjadi di akhir tahun, kini tengah melanda Sulawesi utara tak terkecuali kabupaten Bolsel
Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Fenomena alam yakni musim penghujan yang sering terjadi di akhir tahun, kini tengah melanda Sulawesi utara tak terkecuali kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Hal ini pun menjadi perhatian sejumlah elemen mulai dari pemerintah hingga masyarakat yang ada di kabupaten Bolsel.
Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Aldy Setiawan Gobel, sehubungan dengan siklus tahunan yang diperkirakan terjadi intensitas hujan cukup tinggi, maka diharapkan kepada masyarakat untuk tetap waspada.
“Tetap waspada, kemungkinan akan terjadinya longsor dan banjir bandang di lokasi-lokasi yang dianggap potensial untuk hal tersebut, terutama masyarakat yang berada di pinggir sungai dan daerah perbukitan,” ujar dia ketika dihubungi TribunManado.co.id, Rabu (8/9/2021).
Aldy pun mengimbau, agar berhati-hati dalam berkendara, karena intensitas hujan cukup tinggi, jalanan licin dan mengaburkan pandangan.
“Jika belum penting jangan dulu ke luar berkendara, tetap di rumah saja dengan keluarga,” aku dia.
Jika terjadi bencana banjir atau longsor, diharapkan agar saling bahu membahu, saling bantu dan segera melaporkan kepada pihak terkait sesegera mungkin.
“Jika terjadi bencana agar semua saling membahu dan segera mungkin, menghubungi kepada kepala desa, BPBD atau TNI/Polri,” jelasnya.
Aldy menambahkan, Diminta kiranya kepada penanggung jawab di lingkungan masyarakat, baik ditingkatan pemerintah desa, kecamatan serta kabupaten.
Supaya proaktif melakukan pendataan titik rawan atau kritis banjir, longsong, pohon tumbang, dan kebakaran di lingkungan masing-masing.
“Mari kita semua berdoa kepada yang kuasa AllahSWT agar menjauhkan kita semua dari mara bahaya dan bencana,” pungkasnya.
Banjir Landa Desa Tolondadu Bolsel, Warga Siaga
Banjir landa Desa Tolondadu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulut, Rabu (8/9/2021) dini hari.
Sejumlah rumah warga setempat telah dimasuki banjir. Akibatnya warga setempat tak bisa tidur.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (7/9/2021) malam sekira pukul 19.30 wita.
"Kami terpaksa harus siaga," tutur Retno Pulumoduyo, warga Desa Tolondadu.
Ibu tiga anak ini mengatakan, dirinya tak bisa tidur saat hujan mulai mengguyur pemukiman mereka.
"Kami berharap banjir tak tambah parah," harap Retno yang ditemui di rumahnya.
Pengalaman sebelumnya, jika hujan deras dengan durasi yang lama biasanya mengakibatkan banjir.
Bahkan ketinggian bisa mencapai satu meter lebih. Air sampai masuk dalam rumah warga.
"Sekarang air sudah masuk ke rumah saya," tutur Retno.
Tentang Bolsel
Kabupaten Bolsel adalah satu dari 15 kabupaten / kota di Sulawesi Utara.
Pusat pemerintahan berada di Molibagu.
Jarak dari Ibu Kota Provinsi Sulut, Kota Manado ke Ibu Kota Kabupaten Molibagu yakni 264,9 km atau 6 jam 22 menit perjalanan menggunakan kendaraan.
Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2008 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kabupaten ini berbasatan dengan Kabupaten Bolmong, Boltim, Bolmut dan Provinsi Gorontalo.
Kabupaten Bolsel terdiri dari 7 kecamatan dan 81 desa, dengan luas wilayah 1.615,86 km².
Saat ini Bolsel dipimpin Bupati Bolsel Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid. (*)
Baca juga: BREAKING NEWS, Banjir di Tolondadu Bolsel, Rumah Kemasukan Air, Retno Tak Bisa Tidur
Baca juga: Cerita Ketua RT, Kronologi Penyanyi dan Presenter Senior Koes Hendratmo Ditemukan Meninggal Dunia
Baca juga: Hesti Purwadinata Tegaskan Tak Mau Sepanggung dan Satu Acara dengan Saipul Jamil