Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pelecehan

Baru Selesai Akad Nikah, Pengantin Wanita Malah Dilecehkan Keluarga Suaminya, Diseret Beramai-ramai

Seorang wanita dilucuti pakaiannya beramai-ramai oleh keluarga suaminya, bahkan hal tersebut dilakukan tepat dihari pernikahannya.

Editor: Glendi Manengal
Kolase gambar Eva.vn
Pakaian Pengantin Wanita Ini Dilucuti Keluarga Suami Usai Akad, Alasannya tak Masuk Akal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang wanita dilucuti pakaiannya beramai-ramai oleh keluarga suaminya.

Bahkan hal tersebut dilakukan tepat dihari pernikahannya.

Bukannya menjadi hari bahagia, pengantin wanitanya malah diseret kamar hingga ditelanjangi.

Baca juga: Putrinya Cekcok dengan Istri Kedua, Seorang Ayah Tikam Menantu dan Anaknnya Sendiri

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Melanda Wilayah Ini, Peringatan Dini BMKG Rabu 8 September 2021

Pernikahan merupakan salah satu momen sakral sekaligus membahagiakan bagi pasangan pengantin yang saling jatuh cinta.

Sayangnya, hal itu tampaknya tak berlaku bagi wanita asal Uzbekistan ini.

Bagaimana tidak, tepat di hari pernikahannya, ia justru mengalami tragedi mengenaskan yang mana pelakunya adalah keluarga suaminya sendiri.

Tepat di hari pernikahannya, wanita itu mendadak diseret paksa ke kamar dan dilucuti pakaiannya beramai-ramai.

Yang lebih mencengangkan lagi, video peristiwa nahas itu sengaja disebar hingga viral di media sosial.

Dilansir dari Eva.vn, insiden tersebut terjadi di Kota Urgench. Khorezm, Uzbekistan pada Desember 2020 lalu.

Diceritakan bahwa pernikahan itu awalnya berjalan lancar.

Tapi setelah acara ijab qobul usai, rencana jahat itu mulai dilancarkan hingga pecahlah tragedi memalukan tersebut.

Dilansir melalui Sosok.ID, sang pengantin wanita langsung diseret ke kamar oleh keluarga mempelai pria.

Ramai-ramai, keluarga mempelai pria itu kemudian melucuti gaun dan celana sang pengantin wanita.

Keluarga mempelai pria melakukan hal tersebut guna memeriksa keperawanan sang pengantin wanita.

Momen tersebut bahkan diabadikan menggunakan kamera ponsel oleh bibi sang mempelai pria.

Dalam rekaman yang beredar, pengantin wanita tampak berusaha memberontak saat keluarga mempelai pria melucuti pakaiannya.

Kalah tenaga, ia akhirnya hanya bisa pasrah sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan.

Dia hanya bisa menangis diperlakukan dengan keji seperti itu.

Sementara itu, mempelai pria tak menampakkan batang hidungnya saat keluarganya beraksi mempermalukan sang pengantin wanita.

Terkait insiden tersebut, ayah tiri sang pengantin wanita pun geram.

Ia tak terima putrinya diperlakukan dengan keji.

Ia pun membongkar bahwa mempelai pria pernah dihukum lantaran kasus pemerkosaan.

Menurut keterangannya, pihak mempelai pria meminta biaya pernikahan sebesar 50 juta UZS (sekitar Rp 67,8 juta).

Tentunya pihaknya merasa kesulitan dan tak bisa memenuhi permintaan itu.

Karena tak dituruti permintaan mahar tersebut, pihak mempelai pria lantas menyebarkan video sang pengantin wanita ke internet.

Menurut media lokal, keluarga pengantin wanita akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi.

(*/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-medan.com

Artikel ini telah tayang di gridpop.id

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved