Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Afghanistan

Taliban Terkecoh, Tentara Amerika Kaget saat Pasukan Khusus Inggris SAS Pakai Burqa

Pasukan khusus Inggris SAS menggunakan burqa dan menyamar sebagai perempuan saat berusaha menghindari Taliban kala menuju Bandara Kabul.

Editor: Aldi Ponge
AFP
Ilustrasi Wanita Pakai Burqa dan Pasukan Khusus Inggris SAS 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Taliban berhasil dikecoh pasukan khusus Inggris SAS yang memakai burqa

Pasukan khusus Inggris terpaksa menyamar sebagai perempuan untuk meloloskan diri dari pos-pos pemeriksaan saat Inggris memulangkan pasukannya. 

Ada 20 pasukan khusus Inggris memakai burqa yang berhasil mencapai bandara saat evakuasi beberapa waktu lalu.

Awalnya,  sekitar 20 pasukan itu berpergian ratusan mil, melewati sejumlah blokade yang dilakukan Taliban.

Mereka juga harus  menggunakan taksi, setelah mereka diberitahu tak ada helikopter yang bisa menjemput mereka.

Ketika itu, mereka tengah melakukan sebuah misi di selatan Afghanistan.

Namun, ketika warga asing banyak yang meninggalkan Afghanistan,   mereka pun diperintahkan untuk menuju Bandara Kabul untuk dievakuasi.

Seperti dikutip dari Daily Star, Sabtu (4/9/2021), demi bisa lolos dari Taliban mereka pun menyamar menjadi perempuan dan menggunakan burqa.

Burqa itu mereka dapatkan dari seorang polisi Afghanistan yang membantu mereka untuk lolos.

Mereka kemudian berhasil menghindari penangkapan setelah mengibarkan bendera Taliban.

Kepada pasukan Taliban yang berjaga,  mereka mengaku pergi ke Kabul untuk menyambut anggota Taliban sebagai pahlawan pembebasan.

Ketika sampai di Bandara,  mereka pun kemudian membuka penyamaran dan meminum secangkir teh untuk merayakannya.

“Tim SAS telah berada di Afghanistan selama beberapa bulan, dan melakukan misi rahasia ketika semuanya terjadi (Taliban menguasai Kabul),” tutur seorang sumber dari militer Inggris.

Menurut sumber tersebut, pasukan itu harus membatalkan operasi dan bersiap untuk ekstraksi ke Kabul.

“Pasukan itu kemudian membuat perlengkapan mereka, kecuali senjata dan amunisi serta menutupi tubuh mereka dengan burqa. Mereka kemudian membeli lima taksi, yang mengantarkannya ke Kabul,” kata sumber tersebut.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved