Berita Kotamobagu
Belajar Tatap Muka di Kotamobagu Tunggu Surat Edaran Gubernur Sulut
Saat ini kotamobagu sudah kembali pada zona orange resiko penyebaran Covid-19. Warga berharap PTM bisa segera dilaksanakan kembali.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sekolah-sekolah yang ada di Kota Kotamobagu, belum bisa dipastikan kapan kembali dilaksanakan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kotamobagu, Rukmi Simbala ketika ditemui tribunmanado.co.id, Senin (6/9/2021) di kantornya.
Menurutnya, terkait PTM ini pihaknya masih menunggu perkembangan serta surat edaran terbaru dari Gubernur Sulawesi Utara.
“Untuk pembelajaran tatap muka terbatas masih tetap menunggu edaran Gubernur," kata dia.
"Karena edaran pertama untuk tidak melaksanakan PTM kan dari gubernur sehingga kami belum bisa melaksanakannya jika belum ada edaran yang baru,” ungkap Rukmi.
Meski demikian lanjut Rukmi, pihaknya sangat berharap PTM bisa segera dilaksanakan kembali.
Mengingat saat ini kotamobagu sudah kembali pada zona orange resiko penyebaran Covid-19.
“Kami juga berharap mudah-mudahan kembali lagi pembelajaran tatap muka, meskipun dilaksanakan secara terbatas,” tegasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya sekolah-sekolah di wilayah Kotamobagu melaksanakan PTM terbatas.
Namun seiring meningkatnya penyebaran Covid-19 beberapa waktu lalu, sehingga pemerintah mengambil kebijakan memberlakukan pembelajaran secara online atau daring.
Tentang Kotamobagu
Kota Kotamobagu adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Jarak Kotamobagu ke Kota Manado yakni 171,2 km, atau memakan waktu sekitar 5 jam 2 menit perjalanan dengan kendaraan.
Sumber pendapatan utama kota ini adalah padi dan jagung.