Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

17 Warga Tewas, Tentara Taliban Lepas Tembakan Perayaan ke Udara: Kami Telah Melawan

Tentara Taliban melakukan perayaan tembakan ke udara setelah mendengar Lembah Panjshir dikuasai oleh pihaknya.

Editor: Rhendi Umar
Twitter
Kabar Terbaru di Afghanistan, Taliban Umumkan Rezim Baru Hari Kamis, Wilayah Panjshir Menentang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tentara Taliban melakukan perayaan tembakan ke udara setelah mendengar Lembah Panjshir dikuasai oleh pihaknya.

Sedikitnya 17 orang tewas dalam tembakan perayaan yang dilakukan tentara Taliban di Kabul, Afghanistan.

Kantor berita Shamshad mengatakan, tembakan perayaan ke udara di Kabul pada hari Jumat menewaskan 17 orang dan melukai 41 orang. Kantor berita Tolo menyebutkan jumlah korban yang sama.

Sedikitnya 14 orang terluka dalam penembakan perayaan di provinsi Nangarhar di timur ibu kota, kata Gulzada Sangar, juru bicara rumah sakit daerah di ibu kota Provinsi Jalalabad.

Tembakan perayaan dan jatuhnya korban mendapat teguran dari juru bicara utama Taliban, Zabihullah Mujahid.

"Hindari menembak ke udara dan bersyukurlah kepada Allah sebagai gantinya," kata Mujahid dalam sebuah pesan di Twitter.

"Senjata dan peluru yang diberikan kepadamu adalah milik rakyat. Tidak ada yang berhak menyia-nyiakannya. Peluru itu juga dapat membahayakan warga sipil, jangan menembak bila tidak benar-benar perlu."

Sementara mengenai jatuhnya provinsi terakhir yang melawan Taliban itu dibantah para pemimpin perlawanan.

Dilansir Straits Times, Sabtu (04/09/2021), mantan Wakil Presiden Amrullah Saleh, salah satu pemimpin pasukan oposisi, mengatakan pihaknya belum menyerah.

"Tidak diragukan lagi kami berada dalam situasi yang sulit. Kami sedang diinvasi oleh Taliban," katanya dalam klip video yang diposting ke Twitter oleh seorang jurnalis BBC World.

"Kami telah bertahan, kami telah melawan."

Beberapa pemimpin perlawanan lainnya juga menepis laporan tentang jatuhnya Panjshir, di mana ribuan pejuang dari milisi regional dan sisa-sisa pasukan pemerintah terguling berkumpul.

Tentang Taliban

Gerakan Taliban yang sering disebut hanya sebagai Taliban atau Taleban berdiri pada September 1994 di Provinsi Kandahar, Afghanistan/.

Pendirinya adalah Mohammed Omar dan Abdul Ghani Baradar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved