Breaking News:

Torang Kanal

Ikmawan Prakarsa, Pengembang Perkebunan Pisang Abaka Sulut, Kini Lirik Tanaman Porang

Ikmawan memperluas lini usaha perkebunan. Ia melirik pengembangan Porang, tanaman jenis umbi-umbian berjuluk 'si emas hijau'.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Ryo Noor
Ikmawan Prakarsa mengembangkan lahan pertanian Pisang Abaka di Minahasa Tenggara, Provinsi Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ikmawan Prakarsa, layak disebut sosok petani modern.

Pria asal Jakarta ini merupakan satu di antara pilar sektor Perkebunan Sulut.

Ia mengembangkan lahan pertanian Pisang Abaka di Minahasa Tenggara, Provinsi Sulut

Belakangan, Ikmawan memperluas lini usaha perkebunan. Ia melirik pengembangan Porang, tanaman jenis umbi-umbian berjuluk 'si emas hijau'

Ikmawan awalnya mengembangkan tanaman Pisang Abaka sekitar tahun 2013 di bawah bendera PT Viola Fiber Internasional.

Perusahaannya ini mengembangkan Pisang Abaka di wilayah perkebunan Tepu Desa Silian Satu Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara, memanfaatkan lahan itu seluas ribuan hektare.

Serat Pisang Abaka merupakan bahan baku pembuatan kertas spesial. Semisal bahan untuk membuat uang kertas Dollar Amerika.

Pasarnya komoditas ini luas, produk filter kopi, kertas rokok, dan teh celup juga menggunakan Serat Pisang Abaka sebagai bahan baku.

Produk Serat Pisang Abaka dari perkebunannya dipasarkan ke Cina dan Inggris.

Namun belakangan, buntut Pandemi Covid 19, ekspor Serat Pisang Abaka lagi drop. Banyak pesanan dari luar negeri terpaksa dibatalkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved