Breaking News:

Berita Manado

Permintaan Meningkat Akibat WFH dan Sekolah Daring, Harga Laptop Melonjak, Ini Alasannya

Di tengah pandemi virus corona (Covid-19) banyak masyarakat yang melakukan kegiatan di dalam rumah, termasuk bekerja (WFH) dan sekolah.

Editor: Chintya Rantung
Isvara Savitri/Tribun Manado
Kios penjualan laptop di Mega Mall, Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (31/8/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Di tengah pandemi virus corona (Covid-19) banyak masyarakat yang melakukan kegiatan di dalam rumah, termasuk bekerja (WFH) dan sekolah.

Hal ini dikarenakan pemerintah mengeluarkan peraturan bagi masyarakat dan instansi agar tidak membuat kerumunan agar terhindar dari Covid-19.

Dengan diberlakukannya WFH dan sekolah secara daring, maka banyak masyarakat yang membutuhkan perangkat tambahan seperti gadget.

Kebutuhan akan barang elektronik inilah yang membuat penjualan laptop di kios Yanto di Mega Mall masih stabil di tengah banyaknya usaha masyarakat yang terpuruk di tengah pandemi Covid-19.

Meski begitu, Yanto mengaku penjualannya tidak sebagus sebelum adanya pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Selain itu kami juga masih baru dipindah ke sini, sebelumnya di belakang Mega Mall. Jadi pelanggan lama masih mencari di mana lokasi kami saat ini," terang Yanto ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Selasa (31/8/2021).

Saat ini, masyarakat lebih banyak mencari laptop dengan spek RAM 4 GB atau yang sudah menggunakan sistem penyimpanan SSD.

"Kebanyakan sekarang orang juga mencari laptop yang standar untuk kebutuhan kantor dan sekolah," tambah Yanto.

Dalam sebulan, Yanto mengaku hanya bisa menjual satu sampai dua unit laptop.

Sejak pandemi Covid-19 pun laptop sendiri mengalami kenaikan harga Rp 1 juta-Rp 2 juta per unit, sehingga laptop paling murah berada di kisaran Rp 5 juta-Rp 6 juta untuk spek standar.

"Kalau yang saya dengar di negara-negara produsen laptop saat pandemi Covid-19 kan banyak pembatasan termasuk dalam proses produksi.

Sedangkan permintaan dunia terhadap gadget sekarang meningkat dengan adanya WFH dan sekolah dari rumah," pungkas Yanto.

Minimnya produksi tersebut menyebabkan barang menjadi langka.

Di sisi lain, produsen setiap tahun mengeluarkan produk baru yang lebih mahal dibanding produk sebelumnya.(*)

Baca juga: Tanggapan Ahok Terkait Tudingan Ayu Thalia ke Nicholas Sean

Baca juga: Masih Ingat Surya Manurung? Dulu Viral Idap Kelainan di Wajah, Lihat Potret Keluarganya, Makin Eksis

Baca juga: Sosok Ayu Thalia Selebgram yang Mengaku Dianiaya Nicholas Sean, Pernah Main FTV dan Sinetron

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved