Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolsel

Dua guru di SMA N 1 Bolaang Uki Bolsel Terkonfirmasi Positif Covid-19, PTM Dihentikan

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SMA Negeri 1 Bolaang Uki, Kabupaten Bolmong Selatan, untuk sementara ini dihentikan

Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Chintya Rantung
Ist/dokumentasi Busra Adjahum
Penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SMA Negeri 1 Bolaang Uki, Kabupaten Bolmong Selatan, untuk sementara ini dihentikan setelah ada guru terkonfirmasi positif Covid-19.

SMA Negeri 1 Bolaang Uki menghentikan sementara pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Pasalnya dua guru SMA N 1 Bolaang Uki terdeteksi positif Covid-19.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMA N 1 Bolaang Uki Welson TH Aliu, melalui Wakil Kepala Kurikulum, Busra Adjahum, kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (31/8/2021).

Untuk kelonggaran tatap muka memang kami pihak sekolah sudah merencanakan Sekolah tatap muka secara terbatas setelah berakhirnya surat edaran gubernur tgl 30 Agustus 2021.

"Tapi sekarang untuk 1 (satu) Minggu belum ada kegiatan di sekolah, karena ada teman-teman guru yang terkonfirmasi positif, jadi pihak sekolah masih melakukan sterilisasi lingkungan sekolah," ujar dia.

Busra Adjahum mengatakan, kemarin kami telah melakukan penyemprotan disinfektan di sekolah.

"Nah untuk hari ini sampai Sabtu belum bisa ada kegiatan di sekolah," jelasnya.

Ia menyampaikan, bahwa yang terkonfirmasi itu dua guru, yang satu sementara isoman dan yang satu sementara perawatan di RS

Ini awalnya terjadi karena satu guru sering melakukan perjalanan keluar daerah.

"Satu guru itu yang sekarang di RS tidak ada riwayat perjalanan, cuman yang sementara isoman itu, selalu ke Kotamobagu," ungkapnya

Lanjut Busra, karena ada guru yang terkonfirmasi maka sekolah sementara ditutup, dan untuk semua guru untuk jangan dulu ada yang beraktivitas

"Saya dan Kepsek melalui arahan dari cabang dinas kami memerintahkan kepada semua guru supaya di rumah dulu dan kalau misalnya ada yang merasa punya gejala supaya cepat melapor ke pihak terkait," pintanya.

Ia pun berharap, semoga teman-teman guru yang terkonfirmasi, cepat sembuh dan bisa lagi beraktivitas.

"Secara pribadi saya berharap supaya teman-teman yang sekarang sementara perawatan supaya tetap semangat, sabar dalam menghadapi cobaan dan selalu mendoakan supaya cepat sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa," tutup dia (Dra).

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved