Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Afghanistan

Update Situasi Terkini di Afghanistan, Info Terbaru Terkait Serangan di Kabul

Info terkini situasi di Afghanistan. Kabar terbaru terkait serangan di Kabul. Beberapa roket telah ditembakkan ke Bandara Hamid Karzai di Kabul.

Najiba/AFP
Ledakan keras kembali terdengar di ibukota Afghanistan, Kabul pada Minggu (29/8/2021). 

Pesawat itu dimuat dengan pasokan oleh tim logistik WHO di Kota Kemanusiaan Internasional di Dubai dan terbang langsung ke bandara Mazar-i-Sharif di Afghanistan.

ISIS-K Akui Bertanggung Jawab atas Serangan ke Kabul

ISIS-K telah mengaku bertanggung jawab atas serangan roket di bandara Kabul.

"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, para prajurit Khilafah menargetkan Bandara Internasional Kabul dengan enam roket Katyusha," kata kelompok itu.

Untuk diketahui, serangan itu terjadi sehari setelah pasukan AS melancarkan serangan pesawat tak berawak kedua di Afghanistan.

Yakni setelah bom bunuh diri pada Kamis (26/8/2021) di bandara yang menewaskan hampir 200 orang.

Setidaknya 13 tentara AS juga termasuk di antara mereka yang tewas.

AS mengatakan ingin membunuh pelaku bom bunuh diri dalam serangan pesawat tak berawak terbaru di Kabul.

Akan tetapi laporan media mengatakan beberapa anak tewas dalam insiden yang menghancurkan sebuah mobil yang sarat dengan bahan peledak.

AS Evakuasi 1.200 Orang dari Kabul

AS menerbangkan sekitar 1.200 orang dari Kabul pada hari Minggu (29/8/2021), kata Gedung Putih, saat evakuasi besar-besaran dari Afghanistan memasuki hari terakhirnya.

UE Harus Beri Dukungan pada Negara-negara Tetangga Afghanistan

Uni Eropa (UE) harus memberikan dukungan keuangan kepada negara-negara tetangga Afghanistan untuk membantu mereka mengelola pengungsi yang melarikan diri dari Taliban, kata kepala kebijakan luar negeri blok itu dalam sebuah wawancara.

"Kita harus meningkatkan kerja sama dengan negara-negara tetangga untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan Afghanistan."

"Kita harus membantu mereka dengan gelombang pengungsi pertama,” kata Josep Borrell kepada surat kabar Italia Corriere Della Sera.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved