Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Alkitab

Sosok Elia, Pernah Menjadi Takut dan Ingin Mati Usai Menolong Bangsa Israel: Saya Tak Tahan Lagi

Elia adalah satu tokoh Alkitab yang berjuang agar bangsa Israel dan raja Ahab tidak kepada menyembah kepada dewa Baal.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Kolase Tribun Manado/Istimewa
Sosok Elia, Pernah Menjadi Takut dan Ingin Mati Usai Menolong Bangsa Israel: Saya Tak Tahan Lagi 

Untuk kedua kalinya malaikat Allah datang menyentuhnya dan berkata, “Bangun, Elia, makanlah, supaya kau dapat tahan mengadakan perjalanan jauh.”

Nabi Elia bangun, lalu makan dan minum. Ia menjadi kuat dan dapat berjalan selama 40 hari lamanya ke Gunung Horeb. Di sana Nabi Elia bermalam di dalam gua.

Lalu Allah berkata kepadanya, “Elia, sedang apa kau di sini?”

Jawab Nabi Elia, “Ya Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, saya selalu mengerjakan segala sesuatu hanya untuk Engkau saja.

Tetapi bani Israil melanggar perjanjian mereka dengan Engkau.

Mereka membongkar tempat-tempat peribadatan-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu. Hanya saya sendirilah yang tinggal, dan sekarang mereka mau membunuh saya juga!”

“Keluarlah dari gua itu,” kata Allah kepadanya, “dan berdirilah menghadap Aku di atas gunung.”

Lalu Allah lewat di situ, dan ada angin yang bertiup kencang sekali sehingga bukit-bukit terbelah dan gunung-gunung batu pecah. Tetapi Allah tidak menyatakan diri di dalam angin itu.

Sesudah angin itu reda, terjadilah gempa bumi, tetapi Allah tidak menyatakan diri di dalam gempa bumi itu. Kemudian datanglah api, tetapi Allah pun tidak menyatakan diri di dalam api itu. Sesudah itu suasana menjadi senyap, lalu terdengar suatu suara yang kecil lembut.

Ketika Nabi Elia mendengar suara itu, ia menutup mukanya dengan jubahnya, lalu keluar dan berdiri di mulut gua itu.

Terdengarlah suara yang berkata, “Elia, sedang apa kau di sini?”

Nabi Elia menjawab, “Ya Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, saya selalu mengerjakan segala sesuatu hanya untuk Engkau saja.

Tetapi bani Israil melanggar perjanjian mereka dengan Engkau. Mereka membongkar tempat-tempat peribadatan-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu.

Hanya saya sendirilah yang tinggal, dan sekarang mereka mau membunuh saya juga!”

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved