Berita Bolsel
Ratusan Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Bolsel Dinyatakan Sembuh
Kabupaten Bolsel pasien yang terkonfirmasi positif tiga puluhan lebih dan yang sembuh ratusan orang serta yang meninggal sembilan orang.
Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Data terkonfirmasi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bolmong Selatan.
Kabupaten Bolsel pasien yang terkonfirmasi positif tiga puluhan lebih dan yang sembuh ratusan orang serta yang meninggal sembilan orang.
Kepada tribunmanado.co.id, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolsel dr Sadly Mokodongan, melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Febbrial R. Podomi mengatakan sudah 320 yang sembuh.
Ia menyampaikan, per hari ini 30 Agustus 2021, di Bolsel Pasien yang dinyatakan sembuh 300 an orang,
"Jumlah Pasien sembuh 320 orang, yang sebelumnya itu ada 232 orang, dan juga yang meninggal 9 orang," jelas dia ketika dihubungi Tribun Manado, Senin (30/8/2021).
Febbrial R Podomi mengatakan, untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini sudah berkurang menjadi 38 orang
"Untuk pasien Covid-19, yang terkonfirmasi positif itu tinggal 33 orang, sebelumnya pada tanggal 20 Agustus sebanyak 95 orang," aku dia
Febbrial mengatakan, ada kurang lebih 363 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19.
"Dalam karantina 44 orang dan selesai karantina 319 orang," ungkapnya
Ia pun mengatakan, Pasien Covid-19 ini sedang melakukan isolasi mandiri di rumahnya mereka masing-masing
"Semua pasien Covid-19 melakukan isolasi mandiri (Isman) dirumahnya sendiri," aku dia.
Karena pasien yang terkonfirmasi Covid-19 ini juga tidak bergejala berat
"Pasien ini tidak ada yang bergejala berat, hanya orang tampa gejala (OTG)," ujar dia
Berbagai upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya pelonjakan kasus pasien Covid-19
Febrial menambahkan, kami sampai dengan saat ini selalu mengupayakan penurunan angka Covid-19, kami terus melakukan 3 T
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/laporan-covid-19-di-kabupaten-bolmong-selatanjgjhg768678jhgj.jpg)