Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Cuaca

Hujan Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi Minggu 29 Agustus 2021, Info BMKG 29 Daerah Berpotensi

Info cuaca hari ini Minggu 29 Agustus 2021. Cuaca ekstrem berpotensi terjadi hari ini. Hujan lebat dan angin kencang.

Tribun Manado/Andreas Ruauw
(ILUSTRASI) Hujan lebat dan angin kencang potensi terjadi hari ini Minggu 29 Agustus 2021. FOTO: Hujan deras yang mengguyur Kota Manado siang tadi mengakibatkan terjadinya peningkatan debit air di beberapa titik Kota Manado, salah satunya di Perkamil, Kecamatan Paal Dua, Jumat (16/7/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Info cuaca hari ini Minggu 29 Agustus 2021

Cuaca ekstrem berpotensi terjadi hari ini. 

Data BMKG hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di 29 daerah di Indonesia. 

Baca juga: Gempa Terkini Minggu 29 Agustus 2021, Info BMKG Ini Kekuatan dan Titik Pusat Gempa

Baca juga: Hasil Liga Italia - Juventus Tumbang Dikalahkan Tim Promosi, Efek Ronaldo Hengkang?

Baca juga: Masih Kenal Patrialis Akbar? Pernah Jabat Hakim MK Namun Ditangkap KPK, Terbukti Terima Suap

Info cuaca hari ini Minggu 29 Agustus 2021. Potensi hujan di sejumlah daerah. (Tribun Manado/Handhika Dawangi)

Berikut rincian data, daftar daerah potensi alami cuaca buruk. 

Informasi terkini prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

Peringatan dini cuaca ekstrem Minggu 29 Agustus 2021.

Terdapat beberapa daerah yang mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.

Melalui laman resminya, BMKG memprediksi 29 wilayah berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Sirkulasi siklonik terpantau di wilayah Laut Cina Selatan timur Vietnam.

Daerah pertemuan atau perlambatan kecepatan angin (konvergensi) juga terpantau memanjang di perairan barat Bengkulu - Sumatera Barat.

Selain itu konvergensi juga terjadi dari Laut Jawa bagian barat hingga perairan Kep. Riau, dari Sulawesi Selatan bagian selatan hingga Kalimantan Tengah.

Dari perairan timur Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara, dari Laut Banda timur Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, dari Laut Banda hingga perairan selatan P. Buru, dan di Laut Arafuru timur Kep. Aru juga terjadi sirkulasi siklonik yang memanjang.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved