Update Kasus Covid
Update Jumlah Kasus Covid 19 Sabtu 28 Agustus 2021, Lengkap Jumlah Pasien Sembuh dan Meninggal
Info kasus covid 19 atau virus corona di Indonesia hingga hari ini Sabtu 28 Agustus 2021. Telah terjadi penambahan jumlah kasus covid 19 pada hari ini
TRIBUNMANADO.CO.ID - Info kasus covid 19 atau virus corona di Indonesia hingga hari ini Sabtu 28 Agustus 2021.
Telah terjadi penambahan jumlah kasus covid 19 pada hari ini.
Untuk hari ini jumlah pasien positif virus corona bertambah 10.050 kasus.
Baca juga: Gempa Terkini Sabtu (28/8/2021) Sore di Darat, Info BMKG Ini Kekuatan dan Titik Pusat Gempa
Baca juga: Gempa 5.0 SR Malam Ini Sabtu 28 Agustus 2021, Berikut Info BMKG Lokasi dan Magnitudonya
Baca juga: Cek Tanda-tanda Virus Corona Sudah Menyerang Tubuh, Ini yang Dirasakan
Update kasus covid 19 di Indonesia Sabtu 28 Agustus 2021. (Tribun Manado/Handhika Dawangi)
Hal tersebut sesuai dengan data dari situs covid.go.id, hari ini, Sabtu (28/8/2021).
Angka tambahan itu turun dibanding hari sebelumnya Jumat (27/8/2021) yang berjumlah 12.618 pasien.
Apabila ditotal, sampai saat ini sudah ada 4.066.404 kasus Covid-19 di Indonesia.
Kabar baiknya, pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada hari ini berjumlah 18.594.
Jumlah kasus sembuh itu lebih menurun dibandingkan kemarin, yang mencapai 19.290 orang.
Sehingga, kini total angka kesembuhan berjumlah menjadi 3.707.850 orang.
Sementara itu, sebanyak 591 pasien meninggal akibat Covid-19 pada hari ini.
Angka kematian ini juga lebih menurun daripada kemarin, yang berjumlah 599 jiwa meninggal.
Tambahan angka tersebut membuat total kasus kematian Covid-19 sudah ada 131.372.
Baca juga: Update Jumlah Kasus Covid 19 Sabtu 28 Agustus 2021, Lengkap Jumlah Pasien Sembuh dan Meninggal
Update kasus covid 19 hari ini di Indonesia. (Tribun Manado)
Pencegahan Covid-19 pada Level Individu dan Masyarakat
Dilansir kemkes.go.id berikut cara pencegahan Covid-19 pada level individu dan masyarakat:
A. Pencegahan Level Individu
Terdapat beberapa prinsip yang perlu diikuti untuk membantu mencegah COVID-19, yaitu menjaga kebersihan diri/personal dan rumah dengan cara:
a. Mencuci tangan lebih sering menggunakan sabun dan air setidaknya 20 detik atau pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer), serta mandi atau mencuci muka jika memungkinkan, sesampainya rumah atau di tempat bekerja, setelah membersihkan kotoran hidung, batuk atau bersin dan ketika makan atau mengantarkan makanan.
b. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut menggunakan tangan yang belum dicuci.
c. Jangan berjabat tangan.
d. Hindari interaksi fisik dekat dengan orang yang memiliki gejala sakit.
e. Tutupi mulut saat batuk dan bersin menggunakan lengan atas bagian dalam atau memakai tisu lalu langsung buang tisu ke tempat sampah dan segera cuci tangan.
f. Segera mengganti baju/mandi sesampainya di rumah setelah bepergian.
g. Bersihkan dan berikan disinfektan secara berkala pada benda-benda yang sering disentuh dan pada permukaan rumah dan perabot (meja, kursi, dan lain-lain), gagang pintu, dan lain-lain.
B. Pencegahan Level Masyarakat
a. Dilarang berdekatan atau kontak fisik dengan orang mengatur jarak minimal 1 meter, tidak bersalaman, tidak berpelukan dan berciuman.
b. Hindari penggunaan transportasi publik (seperti kereta, bus, dan angkot) yang tidak perlu, sebisa mungkin hindari jam sibuk ketika berpergian.
c. Bekerja dari rumah (Work From Home), jika memungkinkan dan kantor memberlakukan ini.
d. Dilarang berkumpul massal di kerumunan dan fasilitas umum.
e. Hindari bepergian ke luar kota/luar negeri termasuk ke tempat-tempat wisata.
f. Hindari berkumpul teman dan keluarga, termasuk berkunjung/bersilaturahmi tatap muka dan menunda kegiatan bersama. Hubungi mereka dengan telepon, internet, dan media sosial.
g. Gunakan telepon atau layanan online untuk menghubungi dokter atau fasilitas lainnya.
h. Jika Anda sakit, Dilarang mengunjungi orang tua/lanjut usia. Jika Anda tinggal satu rumah dengan mereka, maka hindari interaksi langsung dengan mereka.
i. Untuk sementara waktu, anak sebaiknya bermain sendiri di rumah.
j. Untuk sementara waktu, dapat melaksanakan ibadah di rumah.
Tanda-tanda Virus Corona Sudah Menyerang Tubuh
Mari terus terapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid 19 atau virus corona.
Cek tanda - tanda virus corona sudah menyerang tubuh.
Hal ini yang akan dirasakan seseorang jika virus corona sudah menyerang.
Telah muncul varian baru, satu di antaranya adalah varian delta.
Dikutip dari webmd.com, varian Delta, juga dikenal sebagai B.1.617.2, dapat menyebar lebih mudah menurut CDC.
Bahkan, para peneliti mengatakan bahwa varian Delta 50% lebih menular dibandingkan varian Alpha, yang pertama kali diidentifikasi di Inggris, menurut The Washington Post .
Varian Delta pertama kali diidentifikasi di India pada Desember 2020 dan menyebabkan wabah besar di negara tersebut kemudian menyebar dengan cepat.
Adapun varian Delta Plus, juga dikenal sebagai B.1.617.2.1 atau AY.1, dianggap sebagai "subvarian" dari versi Delta.
Varian ini memiliki mutasi yang menyerang sel paru-paru dengan lebih baik dan berpotensi lolos dari vaksin.
Pertama kali diidentifikasi di India, Delta Plus kini telah ditemukan di AS, Inggris, dan negara lainnya.
Gejala covid 19 Varian Delta
Gejalanya mirip dengan yang terlihat pada jenis virus corona asli dan varian lainnya, seperti:
- Batuk terus-menerus
- sakit kepala
- demam
- Sakit tenggorokan .
Menurut WHO, gejala covid 19 yang paling umum adalah:
- demam
- Batuk kering
- Kelelahan
Gejala lain yang kurang umum dan dapat mempengaruhi beberapa pasien meliputi:
- Kehilangan rasa atau bau,
- Hidung tersumbat,
- Konjungtivitis (juga dikenal sebagai mata merah)
- Sakit tenggorokan,
- Sakit kepala,
- Nyeri otot atau sendi,
- Berbagai jenis ruam kulit,
- Mual atau muntah,
- Diare,
- Menggigil atau pusing.
Gejala penyakit covid 19 yang parah meliputi:
- sesak napas,
- Kehilangan selera makan,
- Kebingungan,
- Nyeri atau tekanan terus-menerus di dada,
- Suhu tinggi (di atas 38 °C).
Gejala lain yang kurang umum adalah:
- Sifat lekas marah,
- Kebingungan,
- Penurunan kesadaran (kadang-kadang berhubungan dengan kejang),
- Kegelisahan,
- Depresi,
- Gangguan tidur,
- Komplikasi neurologis yang lebih parah dan jarang seperti stroke, radang otak, delirium dan kerusakan saraf.
Orang-orang dari segala usia yang mengalami demam dan/atau batuk yang berhubungan dengan kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri atau tekanan dada, atau kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak harus segera mencari perawatan medis.
Jika memungkinkan, hubungi penyedia layanan kesehatan, hotline, atau fasilitas kesehatan Anda terlebih dahulu, sehingga Anda dapat diarahkan ke klinik yang tepat.
Berita Terkait Update Kasus Covid
Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:
SUMBER: