Berita Nasional
Roy Suryo Geram, 5 TKA China Tangkap dan Makan Buaya 3 Meter di Konawe: Usir Mereka
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) KRMT Roy Suryo menyebut apa yang mereka lakukan adalah perbuatan biadab.
Sakrianto menyebut peristiwa itu berawal saat buaya tersebut membuat panik karyawan karena tiba-tiba muncul di kawasan Jalan Houling.
Jalan tersebut merupakan penghubung antara PT Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kecamatan Morosi, dengan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di wilayah kawasan industri Morosi.

Pakar telematika Roy Suryo di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020). ((Tribunnews.com/Lusius Genik))
Buaya itu, lanjut Sakrianto, berhasil ditangkap oleh sejumlah karyawan, termasuk kelima TKA itu.
Menurutnya, daerah Morosi memiliki banyak sungai dan rawa dan merupakan habitat buaya.
"Tapi sudah rusak karena adanya aktivitas pertambangan di situ, akhirnya dia naik ke darat," terangnya.
Jadi Olahan Sup
Sementara itu Sakrianto menyebut pihaknya langsung menurunkan tim ke PT OSS setelah menerima informasi.
Saat tim BKSDA tiba di lokasi, daging buaya sudah habis disantap termasuk tulang dan kulitnya dijadikan sup.
KSDA masih akan mendalami keterangan para TKA itu.
Apabila terbukti, para pelaku pembunuhan satwa itu telah melanggar Undang- undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman 5 tahun.
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL;
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 TKA asal China Tangkap dan Makan Buaya 3 Meter di Konawe, Roy Suryo: Usir Mereka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/roy-suryo-geram-1212.jpg)