Breaking News:

CPNS Sulut

CPNS di Mitra Wajib Isi Formulir Deklarasi Sehat

Peserta CPNS di Kabupaten Minahasa Tenggara yang masuk tahap Seleksi Kompetensi Dasar diwajibkan mengisi formulir Deklarasi Sehat.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
Kharisma Kuruma/Tribun Manado
Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Enrico Sarilim 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang masuk tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) diwajibkan mengisi formulir Deklarasi Sehat.

Selain hasil pemeriksaan covid-19 melalui tes Rapid Antigen ataupun Polymerase Chain Reduction (PCR), formulir Dekalarasi Sehat juga menjadi salah satu syarat.

Ternyata, Inilah Pembersih Pembuluh Darah Terampuh di Indonesia! Formulir dalam rangka pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) dapat diakses secara online di akun pribadi di sscasn.bkn.go.id.

“Formulir Deklarasi Sehat ini menjadi syarat lainnya selain surat hasil pemeriksaan Rapid Antigen atau PCR, sebelum mengikuti SKD,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa Tenggara (Mitra), Rine Komansilan, Selasa (23/8/2021).

Adapun batasan waktu diberikan bagi 397 peserta SKD CPNS Mitra adalah hingga H-1 sebelum pelaksanaan SKD lewat Computer Assisted Test (CAT) yang direncanakan akan dimulai pada 2 September mendatang.

“Ini wajib bagi peserta SKD nanti. Substansinya untuk pencegahan dan pengendalian COVID-19,” kata Rine Komansilan.

Ditambahkannya, formulir ini diharapkan diisi dengan kejujuran dari pihak peserta karena akan sangat berdampak terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 di masyarakat.

Sementara dalam form tersebut berisikan 3 bagian dengan 12 pertanyaan sebagai pernyataan yang bersangkutan terkait pandemi COVID-19.

Lanjut ditambahkan Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian Data dan Informasi Kepegawaian BKPSDM, Enrico Sarilim, pengisian formulir Deklarasi Sehat sudah bisa dilakukan.

Adapun hal ini akan terus up to date karena bisa diubah sebelum pelaksanaan tes nanti, semisal peserta diperhadapkan dengan COVID-19.

Sebab menurut Enrico Sarilim, di masa ‘perang’ lawan COVID-19, kejujuran peserta dalam mengisi formulir sangat penting dalam penanganan pandemi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved