Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Afghanistan

Diam-diam Direktur CIA William Burns Bertemu Pendiri Taliban di Kabul Afghanistan, Apa Dibicarakan?

Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (AS) CIA William Burns berdiri pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar di Kabul Afghanistan

Editor: Aldi Ponge
AFP PHOTO/KARIM JAAFAR/Sumber: Saul Loeb/Pool via AP
Pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar dan Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (AS) CIA William Burns 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Amerika Serikat dikabarkan bernegosiasi dengan Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan.

Direktur CIA William Burns diam-diam menemui pendiri Mullah Abdul Ghani Baradar.

Mereka melakukan pertemuan rahasia di Kabul, Ibu Kota Afghanistan.

Pertemuan itu digelar di tengah ketegangan proses evakuasi puluhan ribu warga Afghanistan jelang tenggat waktu penarikan pasukan AS pada akhir bulan ini.  

Pertemuan ini dikabarkan terkait jelang tenggat waktu penarikan tentara AS dan sekutunya pada 31 Agustus.

Sumber CIA epada The Washington Post yang tidak ingin identitasnya diungkap membenarkan pertemuan itu terjadi pada Senin (23/8/2021).

The Post memberitakan, pertemuan itu adalah event tingkat tinggi antara pemerintahan Presiden Joe Biden dengan milisi.

Dilansir The Sun Selasa (24/8/2021), CIA menolak mengonfirmasi atau membantah pertemuan mereka dengan Taliban.

Satu hari setelah agenda tersebut, Biden mengizinkan pasukan AS untuk menyelamatkan warga mereka di luar bandara Kabul.

Presiden berusia 78 tahun itu tidak ingin proses evakuasi berubah seperti tragedi Black Hawk Down, seperti yang diungkapkannya pekan lalu.

Dia merujuk kepada insiden ketika dua helikopter AS ditembak jatuh di tengah perang saudara Somalia pada 1993, membunuh 18 prajuritnya.

Associated Press melaporkan, US Special Forces berhasil menyelamatkan warga AS dari luar bandara pada Senin.

Sebanyak 16 warga "Negeri Uncle Sam" tersebut kemudian dilarikan ke Kabul untuk dipersiapkan proses evakuasinya.

Juru bicara Pentagon John Kirby menerangkan, komandan pasukan diberi wewenang menggunakan semua sumber daya untuk membantu warga AS berdasarkan kasus per kasus.

Kirby menjelaskan militer AS sempat menjalankan misi tambahan menggunakan helikopter. Namun dia menolak menjabarkannya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved