Berita Nasional

Terduga Penembak Laskar FPI Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Kecewa: Keadilan Tersayat-sayat

Tidak ditahannya terduga pelaku penembakan laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta Cikampek, ikut ditanggapi oleh Kuasa hukum keluarga laskar FPI

Editor: Rhendi Umar
tribun jakarta
Kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keterangan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (7/12/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak ditahannya terduga pelaku penembakan laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta Cikampek, ikut ditanggapi oleh Kuasa hukum keluarga laskar FPI, Aziz Yanuar.

Aziz mengaku pedih ketika melihat fakta tersebut.

Terlebih soal adanya jaminan dari pimpinan di Polri bahwa kedua terdakwa tidak ditahan.

"Kami sudah tidak bisa berkata-kata lagi," kata Aziz saat dihubungi, Selasa (24/8/2021).

Dia mengaku sedih ternyata memang tak lagi ada keadilan untuk masyarakat.

"Pedih hati kita pecinta keadilan tersayat sayat melihat ketidakadilan luar biasa ini. Selamat tingggal keadilan," katanya

Namun, dia mengatakan bahwa Tuhan tidak akan tidur.

"Semua akan dibalas-Nya dunia akhirat. Amin," ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memutuskan tidak menahan dua anggota Resmob Polda Metro Jaya yang diduga terlibat dalam tindak pidana penembakan yang membuat laskar pengawal Rizieq Shihab di KM 50 tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer menyatakan keduanya tidak ditahan meskipun perkara kedua personel Polri itu akan segera masuk ke tahap persidangan.

Menurutnya, tidak ditahannya Briptu FR dan Ipda MYO karena pertimbangan objektif Jaksa.

Alasannya, keduanya masih berstatus anggota Polri aktif.

"Terhadap para Tersangka tidak dilakukan penahanan karena pertimbangan obyektif antara lain, para tersangka masih sebagai anggota Polri aktif," kata Leonard saat dikonfirmasi, Selasa (24/8/2021).

Selain itu, kata Leonard, keduanya tidak ditahan karena mendapatkan jaminan dari atasannya untuk tidak melarikan diri dan kooperatif.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved