Penemuan Mayat
Warga Desa Tondei Satu Minsel Ditemukan Tewas di Kebun, Keluarga Minta Diautopsi
Warga Desa Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), gempar.
Penulis: Rul Mantik | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Warga Desa Tondei Satu, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), gempar.
Hance Sual (61), warga Desa Tondei Satu, ditemukan tewas di perkebunan Ma'dama, sekira 200 meter dari kawasan pemukiman pada Minggu malam sekira Pukul 19.00 Wita.
Saat ditemukan warga, korban telah tewas dengan posisi tengkurap. Korban mengenakan kaos berwarna hitam, celana abu-abu.
Penemuan mayat korban berawal dari laporan keluarga Hance Sual bahwa korban tidak pulang ke rumah sejak Jumat (20/8/2021).
"Kami menerima laporan dari keluarga bahwa pak Hance Sual pergi ke kebun sejak Hari Jumat, tetapi higga saat ini dia belum pulang," aku Herry Lumowa, Kepala Desa Tondei Satu, saat dihubungi pada Senin (23/8/2021).
Setelah menerima laporan warga, Herry Lumowa mengerahkan ratusan warga untuk mencari korban di sepanjang jalan menuju kebun korban.
"Saat pencarian dilakukan di kebun, pak Hance ditemukan sudah tidak bernyawa lagi," kata Herry.
Lokasi mayat berada pun langsung diamankan pemerintah desa, kemudian dilaporkan ke Polsek Motoling.
"Kami langsung menghubungi Polsek Motoling soal penemuan pak Hance yang sudah meninggal dunia," paparnya.
Sekira pukul 00.30, petugas tiba ke lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Mayat korban pun dibawah ke rumah korban.
Kematian korban memunculkan kecurigaan keluarga. Mereka meminta pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan.
"Pengakuan keluarga, mereka curiga atas kematian kornan. Jadi mereka meminta pihak kepolisian untuk mencari penyebab kematian korban," kata Herry.
Kapolres Minsel, AKBP Norman Sitindaon, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.
"Iya, benar. Kemarin malam telah ditemukan mayat warga Desa Tondei Satu di kawasan perkebunan," aku Norman.
Saat ini, kata Norman, mayat korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk diautopsi.