Berita Nasional
Masukannya Dianggap Serangan, AHY: Yang Berdiam Itu Bukan Merah Putih
Sikap kritis partai demokrat memberikan masukan terkait pandemi Covid-19 sering disalahartikan oleh pemerintah.
Kabalitbang DPP Partai Demokrat Tomi Satryatomo menegaskan bahwa hal tersebut merupakan sinyal bahwa publik menginginkan regenerasi kepemimpinan nasional dan mencari figur yang bisa membawa bangsa mengarungi lanskap perubahan politik, sosial, ekonomi dan teknologi yang luar biasa.
"Dalam konteks ini, pengalaman, meskipun penting, bukanlah segala-galanya. Perspektif baru, keberanian dan kepedulian pada rakyat menjadi lebih menentukan," kata Tomi dalam pernyataan yang diterima Tribun, Sabtu (5/6/2021).
Tomi menambahkan AHY membuktikannya dengan keberanian dan ketegasan memimpin PD untuk mengatasi begal politik.
Selain itu, AHY juga secara proaktif menggerakkan struktur partai untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 melalui berbagai Gerakan Nasional Peduli Demokrat termasuk membantu UMKM dan menyediakan akses WiFi bagi para pelajar tidak mampu.
Diketahui, Lembaga Survei Nasional Parameter Politik Indonesia melakukan survei terkait lima tokoh nasional yang akan menjadi kandidat calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024, mendatang.
Survei yang dilakukan pada 23-28 Mei 2021 diikuti 1.200 responden ini pun menanyakan kepada responden terkait lima tokoh.
Survei ini dilakukan dengan pengambilan sampel melalui sambungan telepon dengan margin of error sebesar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi tokoh paling populer saat ini dengan angka 22,3 persen.
Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2020-2025 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Istimewa)
Lalu, posisi kedua ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 19,7 persen.
Ketiga, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 18,1 persen.
Keempat, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 10,1 persen.
Berikutnya, ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno dengan angka 7,5 persen.
"Sedangkan, masih ada 22,3 persen angka suara yang ragu atau belum menjawab dalam survei lima tokoh Capres Pilpres 2024 ini," jelas Adi Prayitno.
Terkait dengan elektabilitas partai, survei Parameter Politik menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat yang dipimpin AHY berada pada posisi keempat dengan angka elektabilitas 8,4%, setelah PDI-P (22,3%), Partai Gerindra (11,9%), Partai Golkar (10,8%).