Kebakaran di Kotamobagu
Kebakaran di Kotamobagu, Korban Hanya Bisa Bawa Baju di Badan
Mata keduanya berkaca-kaca ketika mengitari rumah mereka yang sudah ratah tanah. "Tak ada yang bisa diselamatkan," kata Elsye.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Frandi Piring
Dia berharap, ada uluran tangan pemerintah untuk membangun kembali rumahnya.
"Karena hanya ini harta benda kami, jadi semoga ada bantuan dari pemerintah," tegas dia.
7 Rumah
Kebakaran yang terjadi di Kotamobagu, Sabtu (21/8/2021) itu melahap tujuh rumah.
Hal ini dikatakan oleh Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati ketika dihubungi Tribunmanado.co.id.
Menurutnya, tujuh rumah tersebut terkena dampak dari api yang menjalar begitu cepat.
"Tujuh rumah yang kena dampak, tapi yang rusak 100 persen hanya tiga rumah," aku dia.
Ia menambahkan untuk sementara dugaan api berasal dari arus pendek listrik.
"Dugaan sementara dari arus pendek listrik, tapi masih kita kembangkan," tegas dia.
Sedangkan untuk kerugian material, Mantan Kapolres Talaud ini membeberkan jika kerugiannya mencapai ratusan juta.
"Kalau angka kerugiannya kami perkirakan ratusan juta," bebernya.
Kebakaran rumah ini terjadi di Kelurahan Kotabango, tepatnya di Lorong Osion, Kota Kotamobagu, Sabtu (21/8/2021) sekitar pukul 15.00 Wita.
Musram Mokodompit, salah satu warga mengatakan jika kaget saat melihat api sudah membesar.
"Tiba-tiba ada warga yang berteriak dan lari keluar lorong," ujarnya.
Ia menambahkan jika api sangatlah cepat membesar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kebakaran-rumah-terjadi-di-kelurahan-kotabango-tepatnya-di-lorong-osion-kota-kotamobagu.jpg)