Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Apa Itu

Apa Itu Endemi? Ini Bedanya dengan Pandemi, Pakar Sebut Kemungkinan Covid-19 akan Jadi Endemi

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pandemi virus corona akan berubah statusnya menjadi endemi.

SHUTTER STOCK
Ilustrasi Covid-19 atau Virus Corona, Apa Itu Endemi? Ini Bedanya dengan Pandemi, Pakar Sebut Kemungkinan Covid-19 akan Jadi Endemi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Apa Itu Endemi dan Bedanya dengan Pandemi?

 Arah penanganan Covid-19 di Indonesia saat ini adalah mengubah pandemi menjadi endemi .

Lalu, apa ya bedanya pandemi dengan endemi?

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pandemi virus corona akan berubah statusnya menjadi endemi.

Seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (19/8/2021), Wiku mengatakan bahwa pandemi ini akan berubah menjadi endemi apabila situasinya sudah dapat terkendali.

Apa Itu Tituler? Gelar yang Disandang Letkol Pnb Ludwig Bayu, Awak Pesawat Skadron Udara 17

Covid-19 Kemungkinan Akan Jadi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/endemi' title='Endemi'>Endemi</a>, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Kendati demikian, bukan berarti dengan statusnya menjadi endemi, virus corona penyebab Covid-19 ini akan hilang sepenuhnya, melainkan kasusnya saja yang sudah bisa terkendali.

Lebih lanjut Wiku menjelaskan, beberapa indikator bahwa status pandemi Covid-19 bisa berubah menjadi endemi, antara lain sebagai berikut.

  1. Meningkatnya kekebalan tubuh masyarakat terhadap virus corona.
  2. Menurunnya angka infeksi alamiah, sehingga jumlah pasien yang dirawat dan angka kematian Covid-19 menurun.

Pengendalian dan penurunan kasus Covid-19, kata Wiku, dapat diturunkan dengan berbagai upaya. Seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan kampanye 3M, serta 3T, percepatan vaksinasi Covid-19.

Dikutip dari Public Health Columbia, Sabtu (21/8/2021), pandemi virus corona yang telah mewabah sejak awal tahun 2020 hingga saat ini adalah model yang sempurna untuk memahami apa itu pandemi dan bagaimana dampaknya terhadap kehidupan dalam skala global.

Apa Itu UECL? Ini yang Mendasari Pembentukan UEFA Europa Conference League

Lantas, apa itu endemi dan perbedaan endemi dan pandemi?

Sebelum melihat perbedaan endemi dan pandemi, berikut pengertian tentang keduanya.

Endemi adalah wabah penyakit yang secara konsisten ada, tetapi terbatas pada wilayah tertentu, sehingga hal ini yang membuat penyebaran penyakit dan tingkat penularan dapat diprediksi.

Misalnya, penyakit malaria, dianggap endemi atau endemik di negara dan wilayah tertentu.

Istilah endemi berkaitan dengan epidemi, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), epidemi dalam istilah yang lebih luas, merujuk pada penyakit atau perilaku terkait kesehatan tertentu lainnya dengan tingkat yang jelas di atas kejadian yang diharapkan dalam suatu komunitas atau wilayah.

Berbeda dengan endemi yang secara konsisten penyakit akan selalu ada, pandemi adalah kondisi yang merujuk pada situasi pertumbuhan penyakit yang berkembang secara eksponensial, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hal ini tampak dari cepatnya penyebaran Covid-19 yang berawal dari China hingga ke seluruh dunia.

Artinya, pandemi suatu penyakit ini menunjukkan tingkat pertumbuhan penularan atau penyebaran yang meroket, dan setiap hari kasus tumbuh lebih dari hari sebelumnya.

Dinyatakan sebagai pandemi, virus tidak ada hubungannya dengan virologi, kekebalan populasi, atau keparahan penyakit. Ini berarti virus mencakup wilayah yang luas, yang mempengaruhi beberapa negara dan populasi.

WHO mendefinisikan pandemi, epidemi, dan endemi atau endemi berdasarkan tingkat penyebaran penyakit.

Jadi, perbedaan antara epidemi dan pandemi bukanlah pada tingkat keparahan penyakitnya, tetapi sejauh mana penyebarannya.

Pandemi penyakit akan melintasi batas-batas internasional, yang bertentangan dengan epidemi regional.

Jangkauan geografis yang luas inilah yang membuat pandemi penyakit dapat menyebabkan gangguan sosial berskala besar, kerugian ekonomi, dan kesulitan umum.

Penting untuk dicatat bahwa epidemi atau penyakit yang telah menjadi endemi, yang pernah diumumkan pun dapat berkembang statusnya menjadi pandemi.

Kendati epidemi itu besar, penyebarannya juga umumnya terkendali atau diharapkan, sementara pandemi bersifat internasional dan di luar kendali.

Apa Itu Republik Indonesia Serikat 1949? Koferensi Meja Bundar Jadi Jalan Terbentuknya NKRI

HEADLINE: Prediksi Pandemi COVID-19 Jadi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/endemi' title='Endemi'>Endemi</a>, Bagaimana Strategi ke  Depan? - Health Liputan6.com

Pandemi Covid-19 akan jadi endemi

Sama seperti penyakit-penyakit lain yang dulu pernah menjadi pandemi, sekarang statusnya berubah menjadi endemi.

Seperti diberitakan Kompas.com, (1/3/2021), WHO mengungkapkan bahwa penyakit Coronavirus Disease atau Covid-19 kelak akan menjadi endemik.

Oleh sebab itu, pakar WHO pun telah mengingatkan agar masyarakat dunia dapat belajar hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Virus (corona) ditakdirkan akan menjadi endemi. Bahkan saat vaksin mulai diluncurkan," kata Profesor David Heymann, ketua kelompok penasihat strategis dan teknis WHO untuk bahaya infeksi.

Hal yang sama juga disampaikan pakar epidemiologi Griffith University Dicky Budiman, seperti diberitakan Kompas.com pada Maret lalu.

"Covid-19 akan cenderung selalu ada. Bisa 5 tahun atau lebih, Covid-19 akan menjadi penyakit endemik (endemi), seperti demam berdarah atau malaria," kata Dicky.

Lantas, apa perbedaan pandemi dan endemi?

Cakupan wilayah

Perbedaan pandemi dan endemi bukan ditetapkan berdasarkan tingkat keparahan penyakitnya, tetapi sejauh mana penyakit itu menyebar.

Melansir Health.com, Minggu (28/2/2021), endemi merupakan kehadiran konstan atau prevalensi suatu penyakit atau infeksi yang biasa terjadi dalam suatu wilayah geografis.

Sementara, pandemi adalah epidemi yang telah menyebar di beberapa negara atau benua, serta menjangkiti banyak orang.

Pandemi adalah epidemi yang telah menjangkiti banyak wilayah di dunia.

Dengan kata lain, pandemi adalah epidemi yang lebih besar dan lebih luas.

Faktor yang memengaruh

Mengutip laman Kesehatan Masyarakat Mailman School, 19 Februari 2021, ada beberapa faktor yang mempengaruhi penyebaran penyakit di suatu wilayah, meliputi:

  • Kondisi cuaca. Misalnya, batuk rejan terjadi di musim semi, sedangkan campak cenderung muncul di musim dingin.
  • Paparan bahan kimia atau bahan radioaktif. Misalnya, Minamata adalah penyakit yang didapat setelah terpapar merkuri.
  • Dampak sosial dari bencana seperti badai, gempa bumi, dan kekeringan dapat menyebabkan penularan penyakit yang tinggi.
  • Sejumlah faktor lingkungan seperti pasokan air, makanan, kualitas udara, dan fasilitas sanitasi dapat mengkatalisasi penyebaran penyakit menular.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemudian akan mendeklarasikan suatu endemi menjadi pandemi ketika pertumbuhan penyakit eksponensial.

Ini berarti tingkat infeksi meroket dan setiap hari angka kasus meningkat dengan pesat.

Indonesia akan Ubah Pandemi Covid Jadi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/endemi' title='Endemi'>Endemi</a>, Apa Bedanya? - Publik  Tanggamus

Endemi di Indonesia

Contoh penyakit endemi di Indonesia antara lain malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

Sementara, contoh penyakit yang pernah menjadi pandemi yaitu Black Death (1346 - 1353), Wabah Amerika (sekitar abad ke-16), Pandemi Flu (1889 - 1890), Flu Spanyol (1918 - 1920), dan Flu Asia (1957 - 1958).

Sejauh ini, Covid-19 merupakan penyakit yang dikategorikan sebagai pandemi.

Akan tetapi, kemungkinan untuk berubah menjadi endemi sudah diwacanakan sejak awal tahun 2021.

Melansir The Verge, Minggu (7/2/2021), Direktur Pusat Modeling Matematika Modeling Infeksi Virus di London School of Hygiene and Tropical Medicine, Graham Medley menjelaskan bahwa ketika suatu penyakit diprediksi akan mewabah dalam jangka waktu lama, maka pandemi bisa berubah menjadi endemi.

"Bagi kebanyakan orang, perbedaan antara penyakit epidemik dan penyakit endemik adalah tidak diketahuinya risiko suatu penyakit epidemik," ujar Ryan.

Ia mengatakan, jika virus baru yang menyebabkan Covid-19 tidak dapat dibendung atau dibasmi, kemungkinan virus tersebut akan berakhir sebagai virus endemik.

Lantas, kapan Covid-19 menjadi endemi?

Status pandemi Covid-19 menjadi endemi, menurut para ahli tentu tidak bisa dicapai dalam waktu dekat.

Seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (18/8/2021), Dicky mengatakan status pandemi Covid-19 baru akan dicabut oleh WHO tahun depan, namun itu juga masih bersifat kemungkinan.

Dicky juga mengungkapkan bahwa Covid-19 belum bisa disebut endemi Covid-19 pada tahun 2022.

"Pandemi ini bahkan baru akan berakhir paling cepat pertengahan tahun depan atau akhir tahun depan. Tapi, setelah itu dia akan menjadi epidemi dulu, karena ada beberapa negara yang masih mengalami masa krisis," imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa Itu Endemi dan Bedanya dengan Pandemi? Pakar Sebut Covid-19 akan Jadi Endemi

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved