Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Peringatan Presiden Jokowi kepada Jajaran Pemerintah dan Masyarakat, Singgung Varian Baru Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap memperingatkan pemerintah hingga warga masyarakat meski ada penurunan kasus baru Covid-19.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam ratas Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM level 4 yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (7/8/2021). Terbaru Jokowi peringatkan pemerintah daerah dan masyarakat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyebaran Virus corona atau Covid-19 di Indonesia kini terus berlanjut.

Meski ada penurunan kasus di beberapa wilayah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap memperingatkan pemerintah hingga warga masyarakat.

Jokowi mengatakan, virus corona atau SARS-CoV-2 sangat sulit untuk diprediksi perkembangannya.

Mengenal Apa itu Virus Corona Varian Delta
Mengenal Apa itu Virus Corona Varian Delta (Tribun Manado/Handhika Dawangi)

Oleh karena itu, Jokowi meminta semua kepala daerah dan semua pihak terkait tetap waspada atas kenaikan dan penurunan kasus positif Covid-19.

"Saya ingin mengingatkan terlebih dahulu bahwa yang namanya virus corona ini betul-betul sangat sulit diduga dengan kalkulasi-kalkulasi apa pun," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda se-Jawa Timur yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/8/2021).

"Iya oke seperti yang disampaikan Bu Gubernur (Gubernur Khofifah) tadi sudah turun, turun BOR-nya.

Kasus aktif turun, tetapi saya minta, tetap minta semuanya hati-hati, waspada mengenai yang namanya Covid-19 ini," kata dia.

Jokowi mengingatkan agar jangan sampai ada varian baru virus corona yang tidak diwaspadai kehadirannya,

sehingga varian baru itu menyebar secara luas di masyarakat.

"Jangan sampai ada varian baru datang karena bermutasi, dan kita tidak waspada tahu-tahu

Ia pun meminta pemerintah daerah betul-betul mewaspadai adanya kemungkinan varian baru virus corona.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dari hasil sequencing terhadap varian-varian baru virus corona di Indonesia, sebanyak 80 persennya adalah varian delta.

Kegiatan sequencing merupakan upaya untuk mengetahui penyebaran mutasi virus corona.

Data tersebut berdasarkan pencatatan hasil sequencing per 18 Agustus 2021.

Nadia mengingatkan, varian delta merupakan varian yang saat ini mendominasi pelaporan kasus Covid-19 di hampir seluruh negara di dunia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved