Berita Sulut
Millenial Dominasi Investor Pasar Modal di Sulut
Investor pasar modal di Manado didominasi oleh kelompok milenial. Investor dengan rentang usia 26 tahun hingga 40 tahun
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Investor pasar modal di Manado didominasi oleh kelompok milenial.
Investor dengan rentang usia 26 tahun hingga 40 tahun mendominasi sebesar 43 persen dari total investor pasar modal di Sulut.
Angka itu keseluruhan investor, baik saham, obligasi, Surat Berharga Negara (SBN) dan reksadana.
Berdasarkan data Kustodian Sentral. Efek Indonesia (KSEI) per Juli 2021, Sulut menempati urutan ke-20 dari 34 provinsi di Indonesia berdasarkan total jumlah investor.
"Sampai Juli, total investor Pasar Modal di Sulut sebanyak 41.590," kata Ruth Yendra, Kepala Unit Pemasaran Layanan Jasa KSEI dalam Workshop Pasar Modal BEI Sulut secara virtual, Kamis (19/09/2021).
Katanya, dari total jumlah investor di Sulut, sebanyak 14.760 atau 36 persen di antaranya berdomisili di Manado.
"Jumlah investor di Manado
meningkat 41 persen dibandingkan dengan Juli 2020 yang sebesar 10.449," katanya.
Sementara itu, jumlah aset investor di Sulut meningkat 77 persen dari Rp 1 triliun pada Juli 2020 menjadi Rp 1,77 triliun pada Juli 2021.
Yendra mengatakan, dari peningkatan
jumlah investor serta aset yang dimiliki memperlihatkan bahwa anak muda Sulut semakin melek investasi.
Mereka melirik Pasar Modal Indonesia sebagai salah satu alternatif berinvestasi.
Bahkan jika melihat jumlah angkatan kerja, maka potensi peningkatan jumlah investor masih sangat besar.
Hal ini karena jumlah investor baru mencapai 3,33 persen dibandingkan angkatan kerja di Sulut sebesar 1,23 juta.
Sejalan dengan data investor di Sulut, 80 persen dari total 5,8 juta investor Pasar Modal Indonesia juga didominasi golongan milenial yang tumbuh 50,04 persen dibandingkan jumlah tahun lalu.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Sulut, Mario Iroth menambahkan, khusus di Sulut, investor saham per Juli 2021 naik hingga 38,5 persen.
"Per Juni ada 20.751 investor saham, bertambah 5.882 investor baru," kata Mario.