Afghanistan vs Taliban
Mengapa Amerika Serikat Tinggalkan Afghanistan dan Membuat Taliban Berhasil Berkuasa, Simak Kisahnya
Ceritanya bisa kita tengok ketika AS dan Taliban membahas pembicaraan damai pada Februari 2020. Kala itu AS dan Taliban mencapai kesepakatan
TRIBUNMANADO.CO.ID - 20 tahun perang Afghanistan, pasukan asing menarik diri dari negara itu sesuai kesepakatan antara Amerika Serikat dengan Taliban, yang mereka singkirkan dari kekuasaan pada 2001.
Namun hal yang tak terduga terjadi setelah pasukan Amerika Serikat (AS) meninggalkan Afghanistan.
Taliban merajalela dan kini telah menguasai negara tersebut.
Taliban hanya butuh waktu 10 hari sejak merebut ibu kota provinsi pertama sampai menduduki Kabul pada Minggu (15/8/2021).
Jumlah tentara Amerika di Afghanistan berbeda-beda dari tahun ke tahun, menyesuaikan penambahan dan penarikan. Angka tertinggi adalah 110.000 pasukan pada 2011.
Baca juga: VIDEO Detik-detik Wapres Afghanistan Kabur Pakai Helikopter, Amrullah Saleh Dikawal Pria Bersenjata
Ada juga tentara asing lainnya di Afghanistan, yaitu sekitar 7.000 personel yang sebagian besar dari NATO.
Alhasil, ketiadaan militer AS serta pasukan asing lainnya jelas membuat tentara Afghanistan yang sudah lemah semakin tak berdaya menghadapi Taliban.
Beberapa di antaranya bahkan menyerah tanpa syarat, meninggalkan pos begitu saja untuk lari menyelamatkan diri.
Melihat besarnya efek penarikan ini, lantas kenapa Amerika meninggalkan Afghanisntan?
Ceritanya bisa kita tengok ketika AS dan Taliban membahas pembicaraan damai pada Februari 2020.
Kala itu AS dan Taliban mencapai kesepakatan berjudul "Perjanjian untuk Membawa Perdamaian ke Afghanistan".
Dalam perjanjian dinyatakan, AS akan menarik pasukan dari Afghanistan dan Taliban bakal mendapatkan kendali lagi, serta melarang Al Qaeda beroperasi di bawah daerah kekuasaan Taliban.
Kemudian, tanggal 14 April 2021, Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa semua pasukan AS akan ditarik pada 31 Agustus 2021 sebelum peringatan 20 tahun tragedi 9/11.