Kebakaran di Manado
Kebakaran di Kelurahan Kairagi Dua Manado, Diduga Akibat dari Pembakaran Sampah
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado Supriatna menjelaskan awal mula kebakaran diduga dari kelalaian pemilik rumah yang sedang membakar sampah
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sebanyak tujuh mobil pemadam kebakaran di terjunkan untuk memadamkan api di rumah kediaman keluarga Rumimpuni-Pomantouw yang terbakar, Jumat (20/8/2021) pagi tadi.
Ketujuh mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan itu diambil dari beberapa basis yang diantaranya Mapanget, Pemkot Manado dan Tikala.
Menurut data Dinas Pemadam Kebakaran jumlah rumah yang dilalap api di Kelurahan Kairagi dua lingkungan 11, Kecamatan Mapanget itu hanya berjumlah satu unit rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado Supriatna menjelaskan bahwa awal mula kebakaran diduga dari kelalaian pemilik rumah yang sedang membakar sampah.
"Api diduga berawal dari belakang rumah, dimana menjadi tempat si pemilik rumah membakar tumpukan sampah," katanya.
Kadis melanjutkan, sehingga api dari pembakaran itu menyebar hingga membesar sampai akhirnya membakar sebagian rumah.
Berselang beberapa menit dari kejadian tersebut, tujuh mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi dan langsung memadamkan api.
Hanya butuh waktu sekitar beberapa menit untuk memadamkan rumah yang bertingkat dua lantai itu.
Kadis Supriatna mengaku bahwa kondisi kebakaran berhasil diatasi sehingga api tidak menjalar ke rumah-rumah sekitar.
"Dan diketahui tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian ditaksir berkisar puluhan juta rupiah," pungkasnya.
Kerugian Mencapai 150 Juta
Satu rumah di kelurahan Kairagi 2 lingkungan 11, Manado, Jumat (20/8/2021) terbakar.
Rumah tersebut milik keluarga Youtje Rumimpuni yang diketahui adalah mantan lurah Kairagi 2.
Kejadian terjadi hari ini Jumat (20/18/2021) sekira pukul 08.00 Wita. Hal ini disampaikan Youtje Rumimpunu korban kebakaran, saat diwawancarai Tribunmanado.co.id.
"Kejadian sekitar jam 8 pagi, saya bersama istri berada di depan rumah sambil masak dan minum kopi.
Tiba-tiba kami melihat ada asap dan ternyata setelah dicek ternyata bagian belakang rumah terbakar dan apinya sudah membesar," kata Youtje mantan lurah Kairagi 2 itu.
Ia menceritakan saat itu juga langsung menghubungi pemadam kebakaran.
"Kira-kira 15 menit pemadam sudah berada disini dan yang datang dari pemadam ada 7 unit mobil," sebutnya.
Youtje mengaku hanya tinggal bersama istrinya, karena anak satu-satunya tinggal di bandara.
"Apinya kurang lebih dua jam baru dapat dipadamkan. penyebabnya saya rasa koslet atau akibat arus pendek," ungkapnya.
Menurutnya, kerugian diperkirakan sekitar 150 juta.
Ia menyebut saat musiba menimpa keluarganya sudah ada bantuan dari pemerintah kota Manado sudah bawah bantuan berupa beras, selimut dan ikan kaleng.
"Ibu masih trauma jadi sudah di rumah warga mengungsi sementara," ucapnya.
Dengan adanya musibah ini keluarga hanya pasrah.
"Harapannya semoga ada pihak terkait yang bisa membantu memperbaiki dan berharap Wali Kota dan Wakil bisa memperhatikan.
Karena kami tahu Wali Kota dan Wakil sering turun melihat langsung masyarakat yangg kesusahan apalagi kebakaran," tambahnya lagi.
Diketahui, Youtje mengaku pernah sepuluh tahun menjabat sebagai pemerintah, lima tahun hukum tua dan lima tahun lurah karena saat itu masa peralihan dari desa ke kelurahan dari tahun 1996 sampai 2006.
"Saya kepala desa kelima dan terakhir kemudian masa peralihan sebagai lurah pertama disini," tutupnya.
Berdasarkan pantauan tribunmanado.co.id di lokasi kebakaran, bagian belakang rumah sekaligus dapur ludes terbakar.
Kebakaran tidak berlanjut lama karena pemadam cepat tiba di lokasi.(fis)
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi.
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km².
Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua
Saat ini di Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.
Baca juga: Injiliani Tumbol, Atlet Bulu Tangkis Sulut, Terus Berlatih dan Ingin Seperti Pemain Susi Susanti
Baca juga: Gubernur Olly Dondokambey Ajukan Perubahan APBD 2021, Pendapatan Naik Jadi Rp 4,09 triliun
Baca juga: Ketua MPR Temui Jokowi, Isu Penambahan Masa Jabatan Mencuat, 2 Partai Setuju 6 Menolak, PDIP Galau
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rumah-kediaman-rumimpuni-pomantouw-terbakar-jhjhj.jpg)