Breaking News:

Bupati Sitaro Berharap Remisi Bisa Motivasi Warga Binaan Lainya

Ada yang dapat enam bulan, lima bulan, empat bulan, tiga bulan dan satu bulan

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Charles Komaling
Dokumentasi Bagian Prokopim Sitaro
Bupati Evangelian Sasingen 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebanyak 41 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ulu Siau Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Provinsi Sulawesi Utara menerima remisi umum dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Lapas Kelas IIB Ulu Siau, Stady Umboh mengatakan, besaran pemotongan masa tahanan yang diterima para narapidana bervariasi. "Ada yang dapat enam bulan, lima bulan, empat bulan, tiga bulan dan satu bulan," kata Umboh saat diwawancarai sejumlah wartawan sesaat sebelum dimulainya acara pemberian remisi.

Menurutnya, pemberian remisi ini sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia Nomor PAS-880.PK.01.05.06 Tahun 2021 tentang Pemberian Remisi Umum Tahun 2021. Di mana dari hasil penilaian pihak Kementerian Hukum dan HAM, para narapidana ini telah memenuhi syarat.

"Tentu yang kita usulkan ini berkelakuan baik dan memenuhi syarat sebagaimana ketentuan yang berlaku," ujar Umboh. Saat ini, Lapas Kelas IIB Ulu Siau dihuni oleh 58 narapidana dan tahanan titipan.

Dari jumlah tersebut, Umboh menyebut pihaknya mengajukan usulan penerimaan remisi bagi 48 narapidana. Hanya saja, tujuh di antaranya belum menenuhi syarat sebagaimana aturan yang berlaku di Kementerian Hukum dan HAM.

"Nantinya akan ada pemberian remisi susulan terhadap mereka yang belum bisa menerima remisi umum pada Hari Kemerdekaan ini," lanjutnya.

Pemberian remisi ini dilaksanakan oleh jajaran Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM serentak di seluruh Indonesia secara virtual.

Acara ini turut dihadiri Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen dan Wakil Bupati John Palandung beserta unsur Forkopimda. Kesempatan itu, bupati dan wabup turut menyerahkan SK Menteri Hukum dan HAM terkait pemberian remisi secara simbolis kepada dua perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Ulu Siau.

"Semoga remisi ini bisa memberikan dorongan dan motivasi kepada warga binaan agar tetap menjaga perilaku dan sikap yang baik selama menjalani masa tahanan," ungkap bupati.

Usai mengikuti acara penyerahan remisi, bupati juga berkenan menyerahkan bantuan kebutuhan sehari-hari kepada seluruh warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIB Ulu Siau. Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyampaikan selamat bagi seluruh warga binaan yang memperoleh remisi.

"Saya berpesan, tunjukkan sikap dan perilaku yang lebih baik lagi dalam mengikuti seluruh tahapan, proses, kegiatan program pembinaan di masa yang akan datang," kata Yasonna lewat video conference. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved