Berita Manado
Jualan Rujak Le Pagi Tetap Laku Keras Meski di Masa Pandemi Covid-19
Salah satu penjual rujak bernama Le Pagi memberi label nama lapaknya Rujak Mas Bro. Rujaknya laku keras.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Lapak penjual makanan berjejer di area KONI, Jalan Jendral Ahmad Yani, Sario, Manado, Sulawesi Utara.
Di antaranya yang di jual ada bakso, lalapan, tinutuan atau bubur Manado dan rujak.
Rujak saat dipantau tribunmanado.co.id ada 3 lapak, Sabtu (14/8/2021).
Untuk pembuatan rujak ada bermacam-macam buah dimasukkan ke dalam satu piring.
Rujak disajikan bersama cocolan sambal kacang.
Salah satu penjual rujak bernama Le Pagi memberi label nama lapaknya Rujak Mas Bro.
Terpantau hampir setiap menit ada masyarakat yang berganti-gantian yang datang membeli rujak.
Le Pagi ketika diwawancarai mengatakan rujak yang ia jual dengan harga terjangkau.
"Disini harga terjangkau, satu porsi Rp. 12.000," kata Le.
Kemudian ia menyabutkan apa saja buah-buahan yang dipakainya untuk membuat rujak tersebut.
"Popaya, nanas semangka, bengkoang, melon, apel, ketimun sama mangga," ucapnya.
Lalu bumbu yang dipakainya ada gula merah, kacang yang sudah dihaluskan, sambal dan air jahe.
Ia mengaku sudah kurang lebih 8 tahun berjualan di lokasi tersebut.
Namun, meskipun pandemi Covid-19 tapi ia mengaku sama sekali tifak berpengaruh bagi jualannya.
Malah jualannya laku keras.