Breaking News:

Jerinx

Jerinx Tegaskan Dirinya Percaya Covid-19: 'Saya Turut Berduka Atas Semua Korban'

Jerinx menegaskan bahwa dirinya bukan termasuk orang yang tak percaya adanya Covid-19.

KOMPAS.com/ADY PRAWIRA RIANDI
Musisi Jerinx (tengah) tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/8/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jerinx mendadak membuat pengakuan bahwa ia dan sang istri, Nora Alexandra, bersedia divaksin.

Rencananya, Jerinx dan Nora Alexandra akan menerima suntikan vaksin Sinovac pada Senin (16/8/2021).

Hal tersebut diungkap drummer Superman is Dead tersebut melalui akun Instagramnya yang baru, @true_jerinx.

"Setelah baca-baca ilmu dan diskusi dengan virolog Dr Indro, saya putuskan besok akan mengambil vaksin Sinovac," tulis Jerinx pada postingannya.

Baca juga: Jerinx dan Nora Alexandra Mengaku Siap Divaksin, Senin 16 Agustus 2021

Baca juga: Jerinx Penuhi Panggilan Polisi, Dicecar 18 Pertanyaan Penyidik soal Perseteruan dengan Adam Deni

Jerinx sebelumnya sempat menjalani hukuman penjara setelah dipolisikan IDI Bali terkait pernyataannya di media sosial.

Dikutip dari Kompas.com, pada 13 Juni 2020, suami Nora Alexandra menuliskan komentarnya di media sosial dan menyebut IDI sebagai kacung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Unggahan tersebut ia buat karena keresahannya melihat syarat rapid test yang diminta pada pasien sebelum mendapat pelayanan di rumah sakit.

"Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19. Sudah banyak bukti jika hasil tes sering ngawur kenapa dipaksakan? Kalau hasil tes-nya bikin stres dan memyebabkan kematian pada bayi/ibunya, siapa yang tanggung jawab," tulis Jerinx, di akun instagramnya.

Jerinx kini menegaskan bahwa dirinya bukan orang yang tak percaya adanya Covid-19.

Ia menyebut sudah tak lagi mengomentari polemik tentang Covid-19 sejak Juli 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved