Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Tadi Pukul 11.30 WIB, Sopir Jadi Korban dan 13 Orang Lain Terlibat, Tabrakan 5 Kendaraan
Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Timur, Kabupaten Pelalawan, Riau pada hari ini Jumat tadi siang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Timur, Kabupaten Pelalawan, Riau pada hari ini Jumat tadi siang.
Kecelakaan itu melibatkan 5 kendaraan yakni 2 truk dan 3 mobil.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang sopir menjadi korban yang mengalami cidera serius.
Baca juga: Bantuan Kuota Data Internet Dilanjutkan, Pemerintah Menjamin Pendidikan Berkualitas di Masa Pandemi
Baca juga: Ingat Ibu Veronica Tan? Betah Sendiri, Kini Bikin Publik Salfok, Penampilannya Tuai Pujian
Baca juga: UPDATE: Sebaran Kasus Baru Covid-19 Jumat 13 Agustus 2021: Jateng dan Jatim Masih yang Tertinggi
Foto: Kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Timur Kabupaten Pelalawan Riau pada Jumat (13/08/2021) siang sekitar pukul 11.30 wib, melibatkan 5 kendaraan. (FB Info kejadian Pelalawan)
Kronologi kecelakaan beruntun di Jalintim Pelalawan yang melibatkan 5 mobil.
Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) secara beruntun terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan Riau pada Jumat (13/08/2021) siang sekitar pukul 11.30 WIB.
Tempat Kejadian Perkara (TKP) tabrakan beruntun di Jalintim Kilometer 85 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan.
Lakalantas kali ini melibatkan lima unit kendaraan, dua mobil truk dan tiga kendaraan minibus pribadi.
Di antaranya Dump Truck BM 9965 DU yang dikemudikan Danil Kurniawan, Toyota Avanza BM 9177 BL yang dikendarai Indra Buana Putra, Daihatsu Xenia BM 1246 CV disupiri Dasmanto, Honda Brio BM 1782 CW dikemudikan Suci Ridhayani, dan Truk Tangki Hino yang dikendarai Saptaning Ramadani.
Total ada 13 orang yang mengalami kecelakaan dari lima mobil tersebut baik sopir maupun penumpang yang ada di dalam mobil.
Namun 12 orang di antaranya dalam keadaan sehat dan tidak terluka.
Sedangkan satu orang lagi yakni sopir Truk Tangki Saptaning Ramadani mengalami cidera serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci.
Akibat kecelakaan beruntun ini kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta.