Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Hasil Studi Terbaru Kemenkes, Efek Vaksin CoronaVac, 71.455 Nakes Terlibat, Terungkap Dampaknya

Hasil studi terbaru Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemkes) terhadap vaksin CoronaVac. 

Kolase Tribun Manado/Handhika Dawangi
Hasil Studi Terbaru Vaksin CoronaVac. 

Sementara itu April dan Juni proporsi nakes dirawat belum divaksin, meningkat dua kali lipat 24 persen.

Sedangkan yang telah divaksin dosis pertama turun menjadi 8,1 peren. Di sisi lain yang telah divaksin dua kali berkurang 6 kali lebih rendah menjadi 3,3 persen.

Hasil Studi Tentang Vaksin Sinovac Terhadap 25.374 Nakes

Inilah hasil studi Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemkes) terhadap vaksin Sinovac.

Terungkap semua dampak dari vaksin Sinovac saat setelah disuntikan kepada masyarakat.

Berikut info lengkap mengenai vaksin Sinovac, termasuk cara kerjanya.

Dalam rangka memerangi virus corona atau covid 19, Indonesia menjadi satu negara pengguna vaksin Sinovac.

Vaksin covid 19 yang dikembangkan perusahaan farmasi asal China tersebut sebetulnya bernama CoronaVac.

Namun, karena perusahaan pembuat vaksin tersebut bernama Sinovac, orang banyak menyebutnya vaksin Sinovac.

Vaksin sinovac perdana tiba di Indonesia, Minggu (6/12/2020).

Saat itu, 1,2 juta dosis vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta, diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-300ER, pada pukul 21.30 WIB.

Baru-baru ini, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemkes) merilis hasil studi terkait efektitas vaksin Sinovac.

Berdasarkan hasil studi, terungkap pemberian vaksin Sinovac dosis lengkap dapat mencegah 100 persen dari kematian akibat covid 19 pada hari ke-28.

Hal tersebut didapat setelah Kemenkes melakukan studi efektivitas vaksin Sinovac terhadap infeksi, perawatan, dan kematian karena covid 19 terhadap tenaga kesehatan (nakes).

Studi dilakukan terhadap 25.374 tenaga kesehatan di DKI Jakarta periode 13 Januari- 18 Maret 2021 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved