Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bayi Kembar Siam

Curhat Ibu Bayi Kembar Siam Punya Dua Jantung Satu Hati: Berharap Segera Dilakukan Operasi Pemisahan

Curahan hati seorang ibu yang memiliki anak kembar siam, sang ibu merasa tak tega melihat kondisi kedua anaknya.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Jabar/ M Rizal
Kelahiran bayi kembar siam dari Evi Susanti (25), istri dari Abdul Muslih (31) jadi buah bibir di kampungnya, di Desa Bojongraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Curahan hati seorang ibu yang memiliki anak kembar siam.

Sang ibu merasa tak tega melihat kondisi kedua anaknya.

Diketahui bayi kembar siam tersebut memiliki 2 jantung dan satu hati.

Baca juga: Daftar Bonus Jokowi untuk Atlet Peraih Medali di Olimpiade Tokyo, Greysia dan Apriyani Paling Besar

Baca juga: Ayya Renita Jadi Sorotan Usai Unggah Foto Dianggap Kurang Pantas, Netizen: Segitunya Nyari Duit Neng

Baca juga: Wagub Steven Kandouw Beber Roadmap Sulut Tangani Covid-19, Badan Sehat Ekonomi Sehat

Kelahiran kembar siam, anak  pasangan  Evi Susanti (25), istri dari Abdul Muslih (31) menjadi buah bibir di kampungnya, di Desa Bojongraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi. 

Banyak warga yang datang membantu untuk biaya pemisahan bayi kembar siam ini.

Sang ibu, Evi Susanti (25), bercerita, sebelum mempunyai bayi kembar siam, kedua anaknya ini lahir sesar pada Senin 28 Juni 2021 di RSHS Bandung.

Saat mengandung ia tidak punya firasat akan memiliki dua bayi kembar.

Ia hanya merasakan ngidam ubi ungu.

"Ini anak 2 dan ke 3, sebelum dilakukan USG enggak ada firasat apa-apa atau ngidam yang aneh-aneh, cuman ngidam pengen banget ubi tanah yang warna ungu," kata Evi di rumahnya, Kamis (12/8/2021).

Ia baru mengatahui anaknya kembar siam saat dicek USG di usia kandungan lima bulan.

Sampai akhirnya dijadwalkan oleh dokter waktu kelahirannya.

"Setalah di USG lagi 5 bulan, dinyatakan memang benar kembar siam, setelah itu setiap bulan sekali kontrol ke sana (dokter), dijadwalkan lahir harus 37 minggu 4 hari tidak boleh kurang dan lebih," ucapnya.

Saat ini, ia mengatakan, kondisi kedua anaknya yang kembar siam sehat dan sering mendapatkan pemeriksaan dokter gratis dari RSUD Sekarwangi.

"Kondisi saat ini alhamdulillah sehat, cuman yang kedua pernapasan saja keganggu, tersendat lah, jadi mereka ini memiliki dua jantung satu hati.

Ini ada pemeriksaan dokter sebulan sekali dari dokter anak RS Sekarwangi, bu dokter Eni, gratis, bahkan vitamin dan zat besipun sudah di bekali selama 9 bulan, untuk asinya pakai formula," terangnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved