Nasional
Pesan Terakhir Desta Veny Rahayu Paskibraka Jambi Sebelum Meninggal, Bikin Sedih
Ketika Desta mengalami sakit dan sang pelatih Paskibra ingin menghubungi keluarga, langsung dicegah oleh Desta sendiri.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Desta Veny Rahayu Paskibraka Provinsi Jambi.
bahkan hingga jelang ajal menjemput, ia masih menunjukkan semangatknya untuk ikut berlatih.
Membanggakan orang tua menjadi tujuan utamanya menjadi bagian dari Pskibraka.
Baca juga: Sosok Desta Veny Rahayu Paskibraka Jambi yang Meninggal Saat Pemusatan Latihan, Pantang Menyerah
Desta Veny Rahayu, Paskibraka asal Jambi yang meninggal saat pemusatan latihan.(tribunnews.com)
Namun sayang , sang calon Paskibraka harus mengembuskan napas terakhir saat menjalani pemusatan latihan.
Kabar duka kembali menyelimuti pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di tengah persiapan mereka menyambut detik-detik HUT Proklamasi RI.
Setelah Aurellia Qurrota Ain, seorang Paskibraka asal Tangerang Selatan yang meninggal saat pemusatan latihan Paskibraka pada tahun 2019.
Kini, salah satu anggota Paskibraka asal Kerinci, Jambi, yaitu Desta Veny Rahayu, meninggal saat menjalani pemusatan latihan, pada Minggu (8/8/2021).
Baca juga: Perjuangan Anggota Paskibraka Manado: Pakai Masker Kala Berbaris, Hidung Ditusuk Tiap Hari
Desta Veny Rahayu, Paskibraka asal Jambi yang meninggal saat pemusatan latihan.(tribunnews.com)
Menurut penjelasan keluarga, Desta meninggal karena pecah pembuluh darah.
"Manager rumah sakit yang langsung mengatakan, kalau Desta mengalami pecah pembuluh darah di bagian kepala, karena kelelahan," kata kakak Desta, Rangga Prasetya, melalui sambungan telepon, Rabu (11/8/2021).
Rangga menceritakan, awalnya Desta mengalami pusing dan mual pada Sabtu (7/8/2021) pada siang hari dan sempat dua kali pingsan hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Mendengar kabar Desta dilarikan ke rumah sakit, Rangga bersama ayahnya langsung berangkat dari Kerinci menuju Jambi sekitar pukul 9.30 WIB.
Baca juga: Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2021, Putra Putri Perwakilan dari Setiap Provinsi
Sayangnya, dalam perjalanan dan baru sampai di Merangin, mereka mendapat kabar bahwa Desa telah meninggal dunia.
Rangga pun meninggalkan ayahnya di Merangin, karena kondisinya yang sangat syok dan menunggu jemputan dari Kerinci.
Sedangkan Rangga melanjutkan perjalanan untuk menjemput jenazah adiknya di rumah sakit.